Akurat
Pemprov Sumsel

BRI Super League 2025/2026 Resmi Diluncurkan, Sepak Bola Indonesia Menuju Era Baru Profesionalisme

Leo Farhan | 4 Agustus 2025, 06:29 WIB
BRI Super League 2025/2026 Resmi Diluncurkan, Sepak Bola Indonesia Menuju Era Baru Profesionalisme

AKURAT.CO Sepak bola Indonesia resmi memasuki fase transformasi dengan diluncurkannya Super League 2025/2026, kompetisi kasta tertinggi yang merupakan kelanjutan dan rebranding dari Liga 1 Indonesia.

Peluncuran yang menandai era baru ini digelar di Jakarta dan dihadiri oleh pimpinan federasi, operator kompetisi serta beberapa sponsor utama.

BRI Super League 2025/2026 rencananya akan dimulai 8 Agustus 2025 dengan laga pembuka yang menampilkan Persebaya Surabaya vs PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bung Tomo.

Baca Juga: Al Nassr: Kebangkitan Raksasa Sepak Bola Saudi

Pertandingan tersebut sudah dipastikan menjadi pembuka musim setelah jadwal resmi dirilis. Sekaligus menjadi momen pembuka kompetisi yang akan berjalan hingga 23 Mei 2026 dengan total durasi sekitar 34 pekan.

Sebagai bagian dari transformasi, nama resmi kompetisi berubah menjadi BRI Super League, mencerminkan ambisi peningkatan profesionalisme, daya saing dan modernisasi pengelolaan sepak bola nasional.

Perubahan ini bukan sekadar pergantian label, melainkan upaya membentuk semangat baru dalam seluruh ekosistem liga.

Baca Juga: Sportivitas Demokrasi: Herman Deru Buka Turnamen Sepak Bola Antar Parpol Pertama di Indonesia

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, mengatakan bahwa perubahan struktur dan identitas liga merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola serta daya tarik kompetisi.

"Peluncuran BRI Super League 2025/26 bukan sekadar pergantian nama dan logo tetapi cerminan semangat baru dalam pengelolaan sepak bola nasional. Kami berkomitmen menciptakan liga yang lebih profesional, transparan dan kompetitif," katanya, Minggu (3/8/2025).

Dukungan dari federasi, sponsor, media dan suporter dinilai sebagai fondasi penting untuk mewujudkan visi tersebut.

Baca Juga: Mengungkap Rahasia Ukuran Lapangan Sepak Bola Standar Internasional

Dari sisi sponsor utama, Hery Gunardi menjelaskan alasan BRI kembali mengambil peran titel sponsor dalam kompetisi ini.

"BRI Super League ini bisa menjadi sarana efektif dan efisien untuk meningkatkan exposure layanan dan produk BRI dengan presence yang tersebar di seluruh Indonesia," ujarnya.

"Dari sisi ekonomi, kompetisi ini berpotensi membantu perputaran ekonomi hingga lebih dari Rp10,5 triliun. BRI berharap kompetisi ini dapat membawa prestasi sepak bola Indonesia maju ke kancah internasional, mencetak lebih banyak talenta muda dan berbakat," tambah Hery.

Baca Juga: Datang ke Indonesia, Oxford United Berkomitmen Bantu Sepak Bola Nasional

Sementara itu, Harsiwi Achmad yang mewakili EMTEK menyatakan kebanggaan mereka atas keterlibatan sebagai official broadcaster.

Kompetisi musim ini akan ditayangkan secara komprehensif di stasiun televisi Indosiar, platform over-the-top Vidio serta saluran pay TV seperti Nex Parabola dan Sin Po TV dengan total 306 pertandingan sepanjang musim.

Penayangan dirancang pada slot prime time (15.00 WIB dan 18.30 WIB) dengan kualitas produksi yang ditingkatkan. Kompetisi melibatkan 18 klub yang akan bermain di 17 stadion terbaik di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Paul Pogba Menangis Haru Usai Berhasil Kembali ke Dunia Sepak Bola

Musim 2025/26 juga membawa sejumlah inovasi. Selain pembenahan regulasi dan aspek teknis, operator menggenjot pengalaman suporter melalui platform digital yang lebih interaktif, pengelolaan pertandingan terintegrasi serta pendekatan konten hiburan olahraga modern untuk memperkuat engagement.

Dengan dukungan terstruktur dari berbagai pemangku kepentingan dan payung sponsor kuat, BRI Super League 2025/2026 diproyeksikan menjadi batu pijakan bagi peningkatan reputasi sepak bola Indonesia di kancah domestik maupun internasional.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
W
Editor
Wahyu SK