Resmi Latih Benfica, Jose Mourinho Bersiap untuk Sambutan Emosional Chelsea dan Porto

AKURAT.CO, Jose Mourinho adalah Jose Mourinho. Betapapun ia dipecat untuk kesekiankalinya, namun pelatih asal Portugal dengan julukan The Special One ini kembali ke level teratas.
Ya, kurang dari sebulan setelah ia dipecat karena gagal membawa Fenerbahce memenangi play-off Liga Champions, Jose Mourinho justru didapuk sebagai Pelatih Benfica yang bermain di Liga Champions.
Lebih lagi, Benfica adalah tim yang mengalahkan Fenerbahce di babak play-off yang sejatinya membuat Jose Mourinho didepak dari klub asal Turki tersebut.
Baca Juga: Jose Mourinho Dikabarkan Tertarik Kembali ke Portugal untuk Latih Benfica
Resmi meneken kontrak sebagai Pelatih Benfica dengan kontrak sampai 2027 pada Kamis (18/9), Mourinho akan memulai sentuhan pertamanya bersama klub barunya dengan bertandang ke kandang AVS di pekan keenam Liga Portugal.
Adapun Liga Champions akan melihat eksistensi pelatih berusia 62 tahun itu ketika Mourinho justru kembali ke bekas klubnya di Liga Primer Inggris, Chelsea, Selasa (30/9).
Drama tak selesai sampai di situ, setelah lawatan ke Chelsea Mourinho akan memimpin Benfica bertandang ke bekas klub yang membesarkan namanya, FC Porto, Jumat (5/10).
Asal tahu saja, pada Sabtu akhir pekan lalu, Mourinho mendapatkan tepuk tangan penghormatan dari publik kandang Porto di Stadion Dragao, Porto, Portugal, saat menyaksikan laga kandang eks timnya melawan CD Nacional.
Fakta tersebut sangat bisa dimengerti karena Mourinho adalah pelatih yang mempersembahkan Porto gelar Liga Champions pada 2024 sekaligus membuka jalannya hengkang ke Chelsea.
Baca Juga: Nottingham Forest Pecat Nuno Espirito Santo, Ange Postecoglou dan Jose Mourinho Kandidat Pengganti?
“Saya memperkirakan sambutan yang berbeda,” kata Mou–sapaan Mourinho–soal kedatangannya ke Porto sebagai Pelatih Benfica 5 Oktober mendatang.
“Yang mereka berikan kepada saya sebelumnya normal: saya adalah pelatih bersejarah untuk klub. Tujuan saya (nanti) tidak untuk menikmati kunjuangan tetapi untuk memenangi pertandingan.
“Rasa hormat mereka kepada saya tidak akan berubah tetapi saya kembali sebagai pelatih rival utama (mereka).”
Melatih Benfica kali ini juga menandai kembalinya Mourinho ke sepakbola Portugal setelah 21 tahun sejak ia meninggalkan Porto untuk Chelsea pada 2004.
Kali ini juga merupakan pendaratan kedua setelah sebelumnya Mourinho sempat melatih Benfica pada 2000 di mana ia hanya memimpin sepuluh laga karena berselisih dengan pemilik klub.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








