Dua Laga Tandang Lagi, Persija Jakarta Tak Boleh Ulangi Kesalahan di Dua Laga Sebelumnya

AKURAT.CO, Persija Jakarta benar-benar dihadapkan dalam situasi sulit. Bagaimana tidak? Tim berjuluk Macan Kemayoran ini bakal melakoni empat laga tandang secara beruntun.
Rangkaian laga tandang Persija Jakarta dimulai saat menyambangi markas PSM Makassar di Stadion BJ Habibie, Pare-pare, Sulawesi Selatan, 21 September lalu. Dalam laga ini Persija menelan kekalahan 0-2.
Dilanjutkan bertandang ke markas Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, pada 28 September. Di laga ini Persija Jakarta kembali menelan kekalahan 1-3.
Baca Juga: Persija Jakarta Main Tandang 4 Laga Beruntun, Mauricio Souza Sebut 'Tak Masuk Akal'
Tak berhenti di situ, tim besutan Mauricio Souza ini akan menantang Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur pada 18 Oktober 2025.
Enam hari berselang, 24 Oktober 2025, giliran Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, yang akan menjelma menjadi panggung ujian Persija menghadapi Madura United.
Rentetan laga berat ini dinilai oleh Manajer Persija Jakarta, Ardhi Tjahjoko, sebagai ujian mental para pemain Persija Jakarta.
Pada dua laga tandang yang akan dihadapi Rizky Ridho dan kolega diminta bukan hanya bertanding. Melainkan mereka harus membuktikan diri bahwa dari setiap kekalahan mereka harus bangkit menyambut kemenangan lainnya.
“Empat laga tandang beruntun ini jelas bukan hal yang ringan. Namun, kami harus menjadikannya sebagai motivasi untuk menunjukkan karakter sejati Persija. Kami tidak boleh lagi mengulang kesalahan yang sama seperti di dua laga tandang sebelumnya,” kata Ardhi melalui situs resmi Persija, Senin (6/10).
Baca Juga: Persija Telan 2 Kekalahan Beruntun, Andritany Serukan Macan Kemayoran Bangkit Pasca Jeda
Ardhi menilai para pemain Persija Jakarta tidak boleh mengeluh dengan jadwal yang sudah ditentukan oleh operator kompetisi. Setidaknya mereka harus menunjukkan mental ksatria menghadapi laga-laga tersebut.
“Jadi, apapun keputusan operator liga terkait jadwal pertandingan, Persija harus siap. Tim pelatih dan pemain wajib tetap memiliki tekad dan konsentrasi penuh untuk memberikan yang terbaik di lapangan,” tuturnya lagi.
Menurut Ardhi, jika ada kesalahan dalam pertandingan, itu adalah hal yang wajar. Tapi, setelah melakukan kesalahan, itulah yang harus diperhatikan.
“Jangan mengulangi kesalahan yang sama. Hal itu harus dicamkan oleh para pemain. Sebab, kondisi setiap pertandingan pasti berbeda dan menemukan persoalan baru. Bermainlah sampai titik darah penghabisan,” katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








