FAM Didesak Segera Ajukan Banding ke FIFA atas Sanksi Tujuh Pemain Warisan Harimau Malaya

AKURAT.CO Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) didesak segera menyelesaikan proses banding atas sanksi disiplin yang dijatuhkan oleh Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) terhadap badan sepak bola nasional dan tujuh pemain naturalisasi Harimau Malaya.
Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Adam Adli Abd Halim, mengatakan FAM harus mengajukan banding dengan cepat sesuai syarat dan ketentuan yang ditetapkan oleh FIFA. Ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam menyampaikan informasi kepada publik.
“Kami berharap FAM dapat segera menyelesaikan banding ini dan memastikan prosesnya sesuai dengan ketentuan FIFA,” ujar Adam Adli setelah memimpin peringatan Hari Olahraga Nasional 2025 (HSN2025) tingkat Terengganu di Kompleks Olahraga Gong Badak, Sabtu (11/10).
Ia menambahkan, keterbukaan informasi menjadi hal penting untuk menghindari spekulasi yang dapat mengganggu ekosistem pembinaan sepak bola nasional.
“Para penggemar dan pendukung Harimau Malaya hanya menginginkan informasi yang benar dan akurat. FAM perlu berhati-hati dalam menangani masalah ini,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Komite Negara untuk Pengembangan Pemuda, Olahraga, dan LSM, Hishamuddin Abdul Karim.
Sebelumnya, FAM dan tujuh pemain naturalisasi dikenai sanksi oleh Komite Disiplin FIFA karena melanggar Pasal 22 Kode Disiplin FIFA (FDC) terkait dugaan pemalsuan dokumen kewarganegaraan.
Tujuh pemain tersebut adalah Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Garces, Imanol Machuca, Rodrigo Holgado, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.
FAM diketahui menerima pemberitahuan resmi dari FIFA pada 6 Oktober dan diberi waktu hingga 14 Oktober untuk mengajukan banding resmi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








