Turki Hukum 149 Wasit dan Asisten Wasit karena Terlibat Judi Pertandingan Sepakbola

AKURAT.CO, Federasi Sepakbola Turki (TFF) menghukum 149 wasit dan asisten wasit yang dituduh ikut berjudi dalam pertandingan profesional negara tersebut. Jumlah pertandingannya mencapai ribuan.
Sebagaimana dikabarkan BBC, dari 149 tertuduh, 371 orang dari total 571 perangkat pertandingan memiliki akun judi online. Di mana sebanyak 152 di antaranya merupakan akun aktif.
Ada juga yang hanya memasang taruhan sekali. Namun, sebanyak 42 orang melakukan taruhan di 1.000 pertandingan di mana ada seorang yang melakukan 18.227 kali taruhan.
Baca Juga: Galatasaray Berencana Gugat Jose Mourinho dengan Tuduhan Ucapan Bernada Rasis terhadap Warga Turki
Melanggar regulasi disiplin TFF dan juga FIFA-UEFA, para perangkat pertandingan itu dinonaktifkan antara delapan sampai 12 bulan. Berat-ringan sanksi bergantung pada seberapa “parah” aktifitas pasang taruhan yang bersangkutan.
“Ada krisis moral di sepakbola Turki. Tidak ada struktur. Masalah fundamental dalam inti sepakbola Turki adalah masalah etik,” kata Presiden TFF, Ibrahim Haciosmanoglu.
Hacios Manoglu mengecam temuan ini juga karena ia merasa TFF sudah memberi bayaran yang layak kepada para perangkat pertandingan. Bahkan, dua tahun terakhir TFF menaikkan bayaran.
“Tanyakan pada wasit siapapun, jika ada salah seorang dari mereka yang tidak menerima gaji mereka, saya akan mundur sebagai presiden federasi,” ucap Manoglu. “Bahkan, kami menaikkan gaji mereka tahun lalu, dan tahun ini lagi.”
Baca Juga: Tak Nyaman di Turki, Jose Mourinho Dikabarkan Minat Gantikan Eddie Howe di Newcastle United
Fakta ini seakan memberikan jawaban atas sejumlah insiden yang melibatkan wasit di sepakbola Turki dalam beberapa tahun terakhir.
Salah satunya adalah ketika wasit Halil Umut Meler dipukul oleh presiden klub Turki MKE Ankaragucu, Faruk Koca, pada pertandingan LIga Turki antara MKE Ankaragucu versus Caykur Rizespor, Desember 2023.
Juga pernyataan-pernyataan pelatih asal Portugal, Jose Mourinho, semasa masih melatih Fenerbahce di Liga Turki. Mourinho adalah salah seorang yang kerap mengkritik wasit dan mempertanyakan sistem kompetisi Turki.
Presiden Fenerbahce, Sadettin Saran, yang klubnya memecat Mourinho pada akhir Agustus lalu mengaku terkejut dengan laporan TFF tersebut. Namun, ia berharap sepakbola Turki berkembang pasca insiden ini.
“Ini mengejutkan dan menyedihkan secara mendalam bagi sepakbola Turki. Tetapi fakta bahwa ini semakin terang adalah perkembangan yang penuh harapan,” kata Sadettin Saran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.






