Persib vs PSM: Jelang Tandang ke Bandung, Tomas Trucha Ingin Juku Eja Lebih Banyak Ciptakan Peluang
Endarti | 26 Desember 2025, 19:36 WIB

AKURAT.CO, PSM Makassar kembali dihadapkan pada jadwal padat di Super League 2025-2026. Pasukan Ramang akan melakoni laga tunda pekan kedelapan menghadapi Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat Sabtu (27/12).
Menjelang lawatan ke Bandung, PSM datang dengan modal kurang ideal usai menelan kekalahan tipis 0-1 dari Malut United FC. Hasil tersebut menjadi alarm bagi tim pelatih, terutama terkait efektivitas penyelesaian akhir dan konsentrasi di awal pertandingan.
Pada laga kontra Malut United, PSM sejatinya mampu menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Namun, lemahnya penyelesaian akhir membuat peluang-peluang tersebut tak berbuah gol.
Sebaliknya, satu peluang awal yang dimiliki lawan justru langsung berujung gol saat laga baru berjalan dua menit. Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, tak ingin kesalahan serupa kembali terulang.
Ia langsung menggeber intensitas latihan tanpa memberikan waktu libur kepada para pemain setelah pertandingan terakhir. Selama enam hari persiapan, fokus utama latihan diarahkan pada peningkatan penyelesaian akhir serta perbaikan organisasi pertahanan.
“Kenapa kita kalah? Karena kita membuat semuanya jadi mudah untuk lawan. Kita memberi mereka peluang di menit-menit awal dan itu langsung berbuah gol. Di sisi lain, kami gagal mengonversi peluang yang kami miliki,” ujar Tomas dinukil dari situs I.League, Jumat (26/12).
Di bawah arahan Tomas Trucha, PSM Makassar, memang tengah menjalani fase transformasi permainan. Jika dalam beberapa musim terakhir PSM dikenal dengan pertahanan solid dan mengandalkan serangan balik cepat, kini gaya bermain tersebut mulai berubah.
PSM dituntut tampil lebih dominan dengan penguasaan bola, membangun serangan melalui umpan-umpan pendek, serta lebih aktif menciptakan peluang dari pergerakan tanpa bola.
“Saat saya datang, saya sampaikan kepada pemain bahwa kita harus menciptakan lebih banyak peluang, melakukan lebih banyak passing, meningkatkan penguasaan bola, dan berani melakukan lari-lari terobosan,” kata Tomas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







