Zinedine Zidane: Di Ruang Ganti Real Madrid, Pelatih Harus Disukai Pemain untuk Bertahan Lama

AKURAT.CO, Zinedine Zidane, tampaknya punya pandangan berbeda dengan sebagian pihak soal polemik di Real Madrid menyusul pemecatan Xabi Alonso awal pekan ini. Zidane justru cenderung berpihak kepada pemain.
Hal ini disampaikan Zinedine Zidane berkaca pada pengalamannya menjadi Pelatih Real Madrid pada 2016-2018 dan 2019-2021. Menurut Zidane, kunci keberhasilan pelatih di Madrid adalah disukai oleh pemain.
“Bagi ruang ganti untuk menerima apa yang ingin Anda implementasikan, mereka (pemain haris menyukai Anda),” kata Zinedine Zidane sebagaimana dipetik dari AS.
Baca Juga: Real Madrid Resmi Pecat Xabi Alonso! Langsung Tunjuk Alvaro Arbeloa sebagai Pengganti
“Jika para pemain tidak setuju dengan semua yang diberikan–latihan, semuanya–selalu ada sesuatu yang kurang. Bersama kami (Zidane dan staf kepelatihan), saya kira mereka benar-benar menikmati setiap level.”
Zidane punya kapasitas untuk bicara demikian, Karena legenda sepakbola Prancis itu mencetak sejarah dengan membawa Madrid menjuarai Liga Champions tiga kali beruntun pada periode 2016-2018.
Zizou–sapaannya–juga mempersembahkan dua gelar La Liga untuk Los Blancos pada 2016-2017 dan 2019-2020. Plus dua Piala Dunia Antarklub dan Piala Super Eropa pada 2016 dan 2017.
Lebih tegas, Zidane mengatakan bahwa semestinya pelatih hadir untuk membela pemain. Menurutnya, dukungan terhadap pemain akan membuat karier seorang pelatih awet.
Baca Juga: Jude Bellingham Di Antara Di Stefano, Zidane, Dan Maradona
“Di Real Madrid, kami mendukung pemain yang diabaikan. Bagi saya, itulah yang membuat sebuah tim kuat; Anda ada di sana untuk pemain,” kata Zidane. “Jika Anda tidak mengerti itu, Anda tidak akan bisa lama di profesi ini.
Konflik antar pemain dan pelatih tak terhindarkan dari pemecatan Xabi Alonso pasca kekalahan Real Madrid atas Barcelona di final Piala Super Spanyol 2025-2026 di Jeddah, Arab Saudi, akhir pekan lalu.
Sebagian pihak mengecam gestur sejumlah pemain Madrid, terutama Kylian Mbappe, yang dilihat menentang Xabi Alonso saat meminta pemain mereka melakukan guard of honour.
Alonso akhirnya dipecat dan posisinya kini digantikan oleh eks rekan setimnya semasa masih membela Real Madrid, Alvaro Arbeloa.
Adapun Alvaro Arbeloa sudah memimpin satu laga ketika Madrid dikalahkan Albacete 2-3 di babak 16 besar Piala Raja 2025-2026, Rabu (15/1).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








