Akurat
Pemprov Sumsel

Gianni Infantino Wacanakan FIFA Cabut Sanksi Rusia, Ukraina Sebut 'Kekanak-kanakan'

Badri | 3 Februari 2026, 20:13 WIB
Gianni Infantino Wacanakan FIFA Cabut Sanksi Rusia, Ukraina Sebut 'Kekanak-kanakan'

AKURAT.CO, Presiden FIFA, Gianni Infantino, sekali lagi memicu kontroversi sehubungan dengan politik dunia dan posisi organisasinya. Kali ini karena pernyataannya yang berencana mencabut sanksi terhadap Rusia.

Menurut Gianni Infantino, menjatuhkan sanksi terhadap Rusia sejak Februari 2022 tidak menyelesaikan masalah. Malah, katanya, kebencian semakin membesar karena larangan Rusia berpartisipasi di sepakbola internasional.

“Kami harus (mempertimbangkan untuk kembali mengakui Rusia). Jelas. Sanksi ini tidak mencapai apapun, hanya menciptakan lebih banyak frustrasi dan kebencian,” kata Gianni Infantino sebagaimana dipetik dari The Guardian.

“Melihat putri dan putra dari Rusia bisa bermain di pertandingan sepakbola di area lain di Eropa akan membantu.”

Baca Juga: Jumpa Presiden Asosiasi Sepakbola Palestina, Gianni Infantino Isyaratkan FIFA Tak Bisa Pecahkan Masalah Gaza

Rusia sendiri dilarang berpartisipasi di seluruh kompetisi di bawah naungan FIFA dan UEFA karena agresi ke Ukraina yang dilakukan sejak 22 Februari 2022. Rusia telah merasakan dampaknya dengan tak bisa tampil di Piala Dunia Qatar 2022.

Ukraina merespons rencana Infantino tersebut dengan menyebutnya tak bertanggung jawab bahkan kekanak-kanakan. Menteri Olahraga Ukraina, Matvii Bidnyi, melalui media sosialnya mengingatkan Infantino dengan korban agresi Rusia di negaranya.

“Ucapan Gianni Infantino terdengar tak bertanggungjawab–untuk tak bilang kekanak-kanakan. Dia melepaskan sepakbola dari kenyataan di mana anak-anak terbunuh,” kata Matvii Bidnyi.

“Mari saya ingatkan Anda bahwa sejak agresi penuh Rusia, lebih dari 650 atlet dan pelatih Rusia terbunuh oleh Rusia. Beberapa di antara mereka lebih dari 100 pesepakbola.”

Baca Juga: Gianni Infantino Telat Datang, Sejumlah Delegasi Walk-Out dari Kongres Tahunan FIFA

Wacana pencabutan sanksi Rusia sejatinya telah dikemukakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, ketika bertemu dengan Gianni Infantino, untuk membahas penyelenggaraan Piala Dunia 2026.

Dalam pertemuan di Gedung Putih, Washington, Amerika Serikat, 7 Mei 2025, itu, Trump mengaku tidak tahu bahwa Rusia disanksi dari partisipasi internasional. Ia menyebut pencabutan sanksi Rusia bisa mendorong penyelesaian perang di Ukraina.

“Itu (penghentian perang dengan pencabutan sanksi Rusia oleh FIFA) memungkinkan. Hei, itu bisa jadi insentif yang bagus, bukan?” kata Trump ketika itu.

Infantino sendiri memberikan penghargaan perdamaian FIFA pertama terhadap Donald Trump di sela undian Piala Dunia 2026 di Washington, Desember, silam. Pria asal Swiss itu juga mendapat kritikan atas keputusan ini.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

B
Reporter
Badri
H