Dampak Kebijakan Anti Imigrasi AS, Pemilik Tiket Piala Dunia 2026 Belum Tentu Dapat Visa

AKURAT.CO, Enam bulan hitungan mundur menuju Piala Dunia 2026 yang bakal digelar di Meksiko-Kanada-Amerika Serikat, persoalan administrasi tampaknya bakal menjadi isu.
Kerumitan muncul sehubungan dengan kebijakan antiimigrasi AS di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump. AS diyakini akan memperketat proses masuk ke negara mereka terhadap para penonton Piala Dunia.
Sampai pekan terakhir November 2025, FIFA mengonfirmasi bahwa nyaris dua juta tiket Piala Dunia 2026 sudah terjual. Adapun AS menggelar 84 dari total 146 pertandingan termasuk laga perempat final sampai final.
Baca Juga: AS Batasi Visa Delegasinya, Iran Tolak Hadir ke Undian Piala Dunia 2026 di Washington DC Pekan Depan
Sejauh ini, Donald Trump sudah menerapkan pembatasan masuk ke AS untuk 19 negara. Dua di antaranya adalah peserta Piala Dunia tahun mendatang, yakni Iran dan Haiti.
Trump sendiri sudah memerintahkan untuk memprioritaskan dan proses cepat untuk visa pemain tim nasional, ofisial, dan delegasi yang berpartisipasi di pesta sepakbola terakbar di dunia tahun depan.
Namun begitu, Sekretaris Negara AS, Marco Rubio, mengingatkan para penonton bahwa memiliki tiket tak menjamin mereka mendapatkan visa. Tiket, kata Rubio, hanya memberikan prioritas dalam janji temu uji visa dengan bagian imigrasi AS.
“Tiket Anda bukan visa,” kata Marco Rubio sebagaimana dipetik dari New Strait Times.
Baca Juga: Jika Tak Aman, Donald Trump Bakal Pindahkan Kota Penyelenggara Pertandingan Piala Dunia 2026
“Itu bukan jaminan masuk ke AS. Itu menjamin Anda janji temu yang lebih cepat, Anda tetap harus melalui proses pemeriksaan yang sama.”
Masalah visa ini sudah memunculkan polemik ketika Iran menolak menghadiri undangan undian Piala Dunia 2026 yang sedianya digelar di Kennedy Center, Washington DC, Jumat (5/12).
Pasalnya, AS tak memberikan visa kepada seluruh delegasi Iran. Mereka hanya memberikan visa kepada pelatih Tim Nasional Iran namun tidak untuk pejabat federasi sepakbola negara itu.
Piala Dunia 2026 adalah Piala Dunia ke-23 sekaligus yang pertama digelar di tiga negara sekaligus. Dihelat pada 11 Juni–19 Juli 2026, Piala Dunia kali ini juga yang pertama diikuti 48 negara.
Diselenggarakan di 16 stadion di mana sebelas di antaranya berada di tanah Amerika, tiga di Meksiko, dan dua di Kanada.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







