Persija vs Borneo: Mauricio Souza Kali Ini Setuju Allano Lima Dikartukuning Wasit

AKURAT.CO, Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, angkat bicara soal kartu kuning yang diterima Allano Lima saat timnya menghadapi Borneo FC Samarinda.
Dalam laga pekan ke-24 Super League 2025-2026 di Jakarta International Stadium (JIS), Selasa (3/3/2026) malam WIB, winger asal Brasil itu kembali harus berurusan dengan wasit.
Allano diganjar kartu kuning oleh wasit Agung Setiyawan pada menit ke-87 setelah melakukan pelanggaran akibat terpancing emosi.
Insiden tersebut terjadi di momen krusial ketika Persija tengah berupaya mempertahankan keunggulan sebelum akhirnya laga berakhir imbang 2-2.
Maurcio Souza menilai keputusan wasit sudah tepat. Ia tak mempermasalahkan hukuman yang diberikan kepada anak asuhnya, meski kartu tersebut berdampak besar bagi komposisi tim di laga selanjutnya.
“Allano mendapatkan akumulasi kartu untuk melawan Dewa United. Untuk yang sekarang, wasit fair memberikannya kartu untuk momen tersebut,” ujar Souza selepas laga.
Kartu kuning itu menjadi yang ke-12 bagi Allano musim ini. Catatan tersebut menempatkannya sebagai pemain dengan koleksi kartu kuning terbanyak di Super League 2025-2026.
Jumlah itu membuatnya unggul tiga kartu dari Ricky Kambuaya (Dewa United) dan Carlos Franca (Persijap Jepara), yang berada di bawahnya dalam daftar pemain dengan pelanggaran terbanyak berujung kartu.
Catatan disiplin Allano terbilang cukup mencolok. Sebagai pemain dengan peran ofensif, ia bukan tipikal gelandang bertahan atau bek yang kerap terlibat duel keras.
Namun, intensitas permainan dan emosinya di lapangan kerap membuatnya mudah terpancing.
Sepanjang musim ini, Allano beberapa kali terlihat kesulitan meredam reaksi ketika mendapat tekanan atau provokasi dari lawan. Situasi tersebut berujung pada akumulasi kartu yang terus bertambah.
Akibat kartu kuning ke-12 tersebut, Allano dipastikan absen saat Persija menghadapi Dewa United pada pekan ke-25, 15 Maret 2026. Venue pertandingan masih menunggu kepastian dari operator liga.
Bagi Persija, absennya Allano menjadi kerugian tersendiri. Pengalaman pemain yang pernah berkarier di Portugal dan Brasil itu dibutuhkan dalam persaingan ketat menuju papan atas klasemen.
Musim ini menjadi kali ketiga Allano harus menjalani skorsing akibat akumulasi kartu. Situasi itu menjadi catatan penting bagi tim pelatih untuk membenahi aspek kedisiplinan sang pemain.
Souza berharap kejadian serupa tak terus berulang. Dengan kompetisi yang memasuki fase krusial, Persija membutuhkan seluruh pemain dalam kondisi terbaik—baik secara teknis maupun mental—untuk menjaga peluang bersaing hingga akhir musim.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









