Akurat
Pemprov Sumsel

Imbas Perang Iran, Penerbangan Pemain Timnas Indonesia dari Eropa Bisa Terganggu 

Zainal Hasan | 6 Maret 2026, 22:42 WIB
Imbas Perang Iran, Penerbangan Pemain Timnas Indonesia dari Eropa Bisa Terganggu 

AKURAT.CO, Ketidakpastian membayangi kehadiran sejumlah pemain diaspora dalam agenda terbaru Timnas Indonesia yang dijadwalkan tampil pada ajang FIFA Series akhir Maret 2026.

Situasi geopolitik global yang memanas berpotensi menghambat perjalanan para pemain yang merumput di Eropa menuju Tanah Air.

Indonesia sendiri telah ditunjuk sebagai tuan rumah turnamen mini dalam kalender FIFA Matchday bertajuk FIFA Series.

Ajang tersebut dijadwalkan berlangsung pada 27 dan 30 Maret 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Dalam turnamen tersebut, skuad Garuda dijadwalkan menghadapi tiga negara peserta lainnya, yakni Saint Kitts and Nevis, Kepulauan Solomon, serta Bulgaria.

Turnamen ini sekaligus menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menguji kekuatan tim menghadapi agenda internasional berikutnya.

Namun persiapan tim berpotensi tidak berjalan ideal. Beberapa pemain diaspora yang selama ini menjadi bagian penting tim nasional dikabarkan terancam tidak bisa bergabung tepat waktu.

Nama-nama seperti Jay Idzes, Mees Hilgers, Calvin Verdonk, hingga Emil Audero termasuk dalam daftar pemain yang berpotensi terdampak.

Keempat pemain tersebut saat ini memperkuat klub-klub Eropa dan harus menempuh perjalanan jauh untuk bergabung dengan tim nasional. Situasi ini dipicu oleh konflik bersenjata yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran.

Ketegangan yang terus meningkat di kawasan Timur Tengah berdampak pada lalu lintas penerbangan internasional, termasuk sejumlah rute yang biasa digunakan untuk perjalanan dari Eropa menuju Asia.

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, mengakui bahwa federasi turut memantau perkembangan tersebut karena bisa berpengaruh pada kedatangan para pemain.

Menurut Arya, kondisi keamanan di beberapa jalur penerbangan membuat pihaknya harus berhati-hati dalam mengatur perjalanan pemain dari luar negeri.

“Kita juga agak khawatir mengenai ini ya, penerbangan pemain yang dari Eropa dan sebagainya. Kita tahu situasi di Timur Tengah seperti itu,” ujar Arya Sinulingga kepada wartawan di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (6/3).

PSSI, lanjut Arya, masih berupaya mencari solusi terbaik agar para pemain diaspora tetap bisa bergabung dengan skuad Garuda untuk mengikuti turnamen tersebut.

Ia menjelaskan bahwa federasi masih mempelajari berbagai kemungkinan jalur penerbangan yang dapat digunakan para pemain untuk menuju Indonesia dengan aman.

“Kita belum tahu nanti lewat jalur mana. Apakah lewat Amerika atau rute lain, itu masih kita lihat. Nanti secara teknis akan dipelajari mana opsi yang paling memungkinkan,” jelasnya.

PSSI berharap situasi global dapat segera membaik sehingga seluruh pemain yang dipanggil dapat berkumpul tepat waktu.

Kehadiran para pemain diaspora dinilai penting memperkuat komposisi tim nasional dalam menghadapi FIFA Series di Jakarta.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.