Akurat
Pemprov Sumsel

Bambang Pamungkas: Persija Tidak Boleh Terpeleset, Kami Harus Hindari Kekalahan

Zainal Hasan | 10 Maret 2026, 22:10 WIB
Bambang Pamungkas: Persija Tidak Boleh Terpeleset, Kami Harus Hindari Kekalahan
Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca (kiri), dan Manajer Persija, Bambang Pamungkas (kanan), dalam kegiatan Ngopi bareng Persija di Kantor Persija, Kuningan, Jakarta, Selasa (10/3/26).

AKURAT.CO, Persija Jakarta memasang target tinggi pada sisa kompetisi Super League 2025-2026. Macan Kemayoran bertekad memaksimalkan sepuluh pertandingan tersisa demi menjaga peluang meraih gelar juara musim ini.

Hingga pekan ke-25, Persija Jakarta berada di peringkat ketiga klasemen sementara dengan koleksi 51 poin.

Mereka masih tertinggal dari Persib Bandung yang memimpin dengan 57 poin serta Borneo FC Samarinda yang menempati peringkat kedua dengan 53 poin.

Meski terpaut beberapa poin dari dua pesaing di atasnya, Persija menilai peluang untuk bersaing di jalur juara masih terbuka.

Secara matematis, selisih poin tersebut masih memungkinkan untuk dikejar hingga akhir musim.

Direktur Olahraga Persija, Bambang Pamungkas, mengungkapkan bahwa manajemen tim telah melakukan sejumlah perhitungan terkait peluang tersebut.

Diskusi mengenai potensi poin yang bisa diraih terus dilakukan bersama jajaran manajemen.

Bambang mengatakan dirinya bersama Direktur Persija, Mohamad Prapanca, sempat membahas berbagai kemungkinan hasil pertandingan hingga akhir kompetisi. Dari simulasi yang mereka buat, persaingan di papan atas diperkirakan akan berlangsung sangat ketat.

"Kami sempat membuat gambaran dengan berbagai kemungkinan hasil pertandingan. Perkiraannya, selisih poin di akhir musim bisa sangat tipis," kata Bambang Pamungkas dalam acara Ngopi Bareng Persija, Jakarta, Selasa (10/3).

Menurut mantan kapten Persija tersebut, jarak poin antara tim-tim papan atas bisa saja hanya terpaut satu atau dua angka ketika kompetisi berakhir. Namun, ia menegaskan bahwa semua perhitungan tersebut masih bersifat prediksi.

Persija menyadari pentingnya menjaga konsistensi pada sisa pertandingan. Bambang menegaskan timnya tidak boleh kehilangan poin jika ingin terus menjaga peluang dalam perebutan gelar.

"Catatan terpenting dari semua itu adalah Persija tidak boleh terpeleset lagi. Dalam situasi apa pun kami harus berusaha menghindari kekalahan," ujarnya.

Keseriusan Persija dalam memburu gelar juga terlihat dari aktivitas mereka di bursa pemain. Klub ibu kota itu mendatangkan sejumlah pemain baru untuk memperkuat skuat menghadapi paruh akhir musim.

Tercatat ada tujuh pemain yang direkrut dengan komposisi tiga pemain asing dan empat pemain lokal. Beberapa di antaranya adalah pemain diaspora seperti Mauro Zijlstra, Cyrus Margono, dan Shayne Pattynama.

Selain itu, Persija juga menambah kekuatan dari pemain asing seperti Jean Motta, Alaaeddine Ajaraie, dan Paulo Ricardo. Sementara itu, Fajar Fathurrahman menjadi satu-satunya pemain lokal murni yang direkrut pada periode tersebut.

Bambang menegaskan bahwa fokus utama tim saat ini adalah menjaga performa dan meraih hasil maksimal di setiap pertandingan. Ia menilai peluang Persija akan tetap terbuka jika tim mampu mempertahankan konsistensi hingga akhir musim.

"Kami tidak ingin terlalu memikirkan tim lain. Yang terpenting adalah fokus pada permainan kami sendiri dan berusaha memenangkan setiap pertandingan," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.