Akurat
Pemprov Sumsel

John Herdman: Sekarang Saya Tahu Kenapa Orang Ingin Bermain untuk Indonesia

Fitra Iskandar | 24 Maret 2026, 21:01 WIB
John Herdman: Sekarang Saya Tahu Kenapa Orang Ingin Bermain untuk Indonesia
John Herdman/Akurat

AKURAT.CO Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengaku mulai memahami alasan para pemain begitu bangga membela skuad Garuda setelah merasakan langsung atmosfer latihan di Kompleks GBK, Senayan, Selasa (24/3).

Herdman menyebut pengalaman pertamanya memimpin latihan memberikan gambaran nyata soal intensitas dan semangat para pemain saat mengenakan seragam Timnas Indonesia.

“Ini sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi saya bisa berada di sini bersama tim. Saya sekarang merasakan langsung intensitas dan rasa bangga para pemain saat mewakili Indonesia. Sekarang saya tahu kenapa mereka ingin bermain untuk negara ini,” ujar Herdman.

Ia menambahkan, tim saat ini tengah memaksimalkan waktu persiapan yang terbatas menjelang laga FIFA Series melawan St. Kitts and Nevis. Menurutnya, sesi latihan difokuskan pada pematangan taktik.

“Waktu persiapan kami sangat singkat, jadi kami harus bekerja cepat secara taktik. Ini bukan situasi yang mudah, tapi kami harus beradaptasi,” katanya.

Herdman menjelaskan kondisi pemain yang datang dari berbagai klub dan liga membuat intensitas latihan menjadi beragam. Namun hal itu dinilai sebagai hal wajar dalam sepak bola internasional.

Baca Juga: Apa Itu FIFA Series? Turnamen Baru FIFA yang Bikin Indonesia Jadi Sorotan

“Para pemain datang dengan kondisi berbeda-beda. Sebagai pelatih, saya harus beradaptasi. Staf kami punya pengalaman untuk menyatukan itu semua dalam waktu singkat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa para pemain telah dibekali materi taktik sebelum bergabung dalam pemusatan latihan, sehingga saat berada di lapangan mereka langsung bekerja.

“Mereka bekerja untuk tim dan untuk suporter. Ini bukan liburan. Membela negara adalah kehormatan yang harus diperjuangkan,” tegas Herdman.

Terkait calon lawan, Herdman mengakui sudah memiliki gambaran kekuatan St. Kitts and Nevis, meski tetap mewaspadai perubahan di bawah pelatih baru.

“Mereka tim yang kuat dalam transisi, punya fisik dan kecepatan, serta bermain direct. Kami harus siap menghadapi serangan balik mereka,” katanya.

Meski demikian, ia menekankan fokus utama tim adalah membangun identitas baru Timnas Indonesia.

“Kami ingin fokus pada identitas permainan kami sendiri, meski tetap waspada terhadap kekuatan lawan,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Herdman juga menjelaskan komposisi staf pelatih yang merupakan perpaduan antara tenaga lokal dan internasional.

“Kami menggabungkan staf lokal dengan pelatih yang sudah pernah bekerja dengan saya. Kami juga ingin merangkul budaya Indonesia. Saat ini staf kami berasal dari tujuh negara, dan itu menjadi kekuatan bagi tim,” jelasnya.

Sementara itu, terkait pemanggilan Elkan Baggott, Herdman menilai bek muda tersebut memiliki potensi besar untuk masa depan timnas.

“Saya pernah melihat dia bermain dan sangat terkesan. Dia bermain di Championship Inggris dengan intensitas tinggi. Saya berharap dia membawa profesionalisme itu ke tim ini,” ujarnya.

Herdman pun berharap Baggott dapat memberikan kontribusi signifikan dalam laga terdekat.

“Dia masih muda dan saya melihatnya sebagai masa depan Timnas Indonesia. Saya harap dia tampil besar di dua pertandingan ini,” pungkasnya. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.