Akurat
Pemprov Sumsel

Iran Larang Tim Olahraga Tanding di Negara “Musuh”, Laga Liga Champions Asia Terancam Dipindah

Fitra Iskandar | 27 Maret 2026, 13:10 WIB
Iran Larang Tim Olahraga Tanding di Negara “Musuh”, Laga Liga Champions Asia Terancam Dipindah
Ilustrasi Bendera Iran. Foto: Pixabay

AKURAT.CO Pemerintah Iran melarang seluruh tim olahraga nasional dan klub bertanding di negara yang dianggap “bermusuhan”. Kebijakan ini diumumkan Kementerian Olahraga Iran di tengah meningkatnya konflik di kawasan.

Media pemerintah Iran pada Kamis (26 Maret) melaporkan larangan tersebut berlaku hingga batas waktu yang belum ditentukan. Pemerintah menyatakan langkah ini diambil karena alasan keamanan atlet dan ofisial tim.

“Keikutsertaan tim nasional dan klub di negara yang dianggap bermusuhan dan tidak dapat menjamin keamanan atlet Iran dilarang hingga pemberitahuan lebih lanjut,” demikian pernyataan kementerian.

Kebijakan ini berpotensi berdampak pada laga Tractor FC melawan Shabab Al Ahli yang dijadwalkan berlangsung di Arab Saudi dalam babak playoff Liga Champions Asia Elite.

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) sebelumnya telah menetapkan pertandingan zona barat yang sempat tertunda akibat konflik Timur Tengah akan digelar pada 13–14 April di Jeddah. Kota tersebut juga dijadwalkan menjadi tuan rumah perempat final hingga final turnamen pada 16–25 April.

Kementerian Olahraga Iran meminta federasi sepak bola dan klub untuk berkoordinasi dengan AFC guna memindahkan lokasi pertandingan.

Di sisi lain, ketegangan politik juga memengaruhi persiapan Iran menuju Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko mulai 11 Juni.

Baca Juga: Gara-gara Sanksi Trump, Nike Batalkan Kerjasama dengan Timnas Iran

Duta Besar Iran untuk Meksiko menyatakan pihaknya tengah bernegosiasi dengan FIFA agar tiga pertandingan fase grup Iran dipindahkan dari Amerika Serikat ke Meksiko. Permintaan ini muncul setelah Presiden AS Donald Trump menyampaikan kekhawatiran keamanan terkait kehadiran tim Iran.

Namun, Presiden FIFA Gianni Infantino menegaskan turnamen akan tetap berlangsung sesuai jadwal.

Pemerintah dan otoritas sepak bola Iran menyatakan tidak berniat memboikot Piala Dunia, tetapi menilai sulit bagi tim nasional untuk bertanding di Amerika Serikat di tengah konflik militer yang melibatkan AS dan Israel sejak akhir Februari.

Sumber: Reuters

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.