John Herdman Bela Ramadhan Sananta, Sebut Kontribusi Striker Tak Hanya Gol

AKURAT.CO, Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, angkat bicara terkait sorotan yang mengarah kepada penyerangnya, Ramadhan Sananta, menjelang partai puncak FIFA Series 2026.
John Herdman menegaskan bahwa kontribusi Ramadhan Sananta tidak bisa hanya dinilai dari jumlah gol.
Timnas Indonesia sendiri akan menghadapi Bulgaria pada laga final yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026) malam.
Pertandingan ini menjadi tantangan terbesar bagi Skuad Garuda dalam turnamen tersebut.
Di tengah persiapan tim, John Herdman justru menyoroti pentingnya peran Sananta dalam skema permainan.
Meski belum banyak mencatatkan gol, ia menilai striker muda itu memiliki fungsi krusial di lini depan.
John Herdman bahkan membandingkan gaya bermain Sananta dengan penyerang kelas dunia, Olivier Giroud.
Menurutnya, tidak semua striker harus selalu mencetak gol untuk bisa dianggap tampil efektif.
“Jika melihat Giroud, dia pernah tidak mencetak gol di turnamen besar, tetapi tetap memberi kontribusi besar untuk timnya. Sananta memiliki karakter yang mirip,” ujar Herdman di Stadion Madya, Jakarta, Minggu (29/3/2026).
Pelatih asal Inggris itu menekankan bahwa pergerakan Sananta di lini depan sangat membantu tim, terutama dalam membuka ruang dan menciptakan peluang bagi pemain lain.
Ia menjelaskan, Sananta kerap menjadi titik awal tekanan terhadap lawan sekaligus pemain yang mampu meregangkan pertahanan lawan. Peran ini dinilai sangat penting dalam sistem permainan modern.
“Dia adalah pemain muda yang bisa menarik lini belakang lawan dan menjadi garis pertama dalam pressing kami,” katanya.
Lebih lanjut, Herdman menyebut kontribusi Sananta berdampak langsung pada performa rekan-rekannya di lini serang.
Pergerakannya membuka ruang bagi pemain seperti Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, hingga Beckham Putra.
Nama terakhir bahkan tampil menonjol pada laga sebelumnya dengan torehan dua gol.
Namun demikian, Herdman menegaskan bahwa kontribusi Sananta tetap menjadi bagian penting dari keberhasilan tim.
Menurutnya, peran yang tidak selalu terlihat dalam statistik justru sering kali menjadi fondasi dari permainan kolektif sebuah tim.
Herdman pun berharap publik dan suporter dapat melihat kontribusi Sananta secara lebih luas, bukan sekadar dari angka di papan skor.
“Saya berharap para pendukung bisa memahami kerja keras yang ia lakukan dan tetap memberikan dukungan penuh untuknya,” tegas Herdman.
Dengan laga final yang semakin dekat, peran Sananta diyakini kembali menjadi salah satu kunci dalam strategi Timnas Indonesia.
Skuad Garuda kini dituntut tampil solid secara kolektif untuk menghadapi Bulgaria dan meraih hasil maksimal di hadapan publik sendiri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








