Sidang Dugaan Pembunuhan Diego Maradona Kembali Digelar Hari Ini

AKURAT.CO, Lima setengah tahun telah berlalu sejak kematian legenda sepakbola Argentina, Diego Maradona. Namun, tragedi itu masih menyisakan persoalan sampai ke hari ini.
Terbaru adalah disidangkannya kembali kasus dugaan pembunuhan terhadap Diego Maradona oleh paramedis yang menangani sang legenda menjelang kematiannya.
BBC menyebut sidang ulang ini akan dimulai pada hari ini, Selasa (14/4/2026), di Buenos Aires, Argentina.
Adapun sidang sebelumnya digelar pada Mei 2025 namun dibatalkan akibat salah satu dari tiga hakim mengizinkan persidangan direkam tanpa izin untuk kepentingan dokumenter.
Tuduhan diajukan kepada tim medis Diego Maradona yang dianggap tidak memberikan perawatan yang layak sehingga berujung kematian terhadap pahlawan Argentina di Piala Dunia Meksiko 1986 itu.
Sebanyak tujuh orang diseret ke pengadilan dalam kasus ini. Mereka semua membantah tuduhan dan jika terbukti bisa dihukum penjara dalam rentang delapan sampai 25 tahun.
Mereka di antaranya adalah penasehat medis utama Maradona, Leopoldo Luque, dan psikiater utamanya, Agustina Cosachov. Sementara mantan perawat Maradona, Dahiana Gisela, disidang dalam sidang terpisah.
Maradona mengembuskan nafas terakhir di rumahnya di Tigre, Buenos Aires, 25 November 2020. Ia dirawat setelah menjalani operasi pendarahan otak di awal bulan tersebut.
Penyelidik menyatakan adanya indikasi pembunuhan disengaja dalam kasus ini yang mirip dengan pembunuhan tak disengaja.
Alasannya adalah karena paramedis bersangkutan mengetahui kondisi Maradona namun tak mengambil tindakan yang diperlukan untuk menyelamatkan nyawa sang pesepakbola.
Otopsi awal menunjukkan bahwa Maradona meninggal karena gagal jantung yang menyebabkan cairan naik ke paru-parunya. Para ahli medis yang diajukan ke persidangan menyebut perawatan terhadap Maradona “kurang dan ceroboh”.
Ahli juga menyatakan bahwa eks pemain Barcelona, Napoli, dan Boca Juniors tersebut punya kesempatan bertahan yang lebih baik jika mendapatkan perawatan yang lebih memadai.
Maradona yang meninggal dunia pada usia 60 tahun dianggap sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa bersama legenda Brasil, Pele, dan bekas anak asuhnya di Tim Nasional Argentina, Lionel Messi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








