“The Longest Wait” Angkat Perjalanan Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia , Tayang Juni 2026

AKURAT.CO, Film dokumenter perjalanan Timnas Indonesia menuju panggung dunia bertajuk The Longest Wait siap diperkenalkan ke publik. Karya ini akan diluncurkan dan bakal resmi tayang di bioskop pada 18 Juni 2026.
Dokumenter berdurasi sekitar 100 menit ini menghadirkan gambaran menyeluruh tentang perjuangan skuad Garuda dalam mengejar ambisi tampil di Piala Dunia FIFA 2026.
Tidak hanya menyajikan cuplikan pertandingan, film ini juga menyoroti sisi emosional serta dinamika yang terjadi di balik layar.
Diproduksi oleh Fremantle Indonesia dan disutradarai Sakti Parantean, film ini merangkum berbagai fase penting perjalanan Timnas, termasuk sejumlah momen yang sebelumnya belum pernah dipublikasikan.
Salah satu pemain Timnas Indonesia, Shayne Pattynama, mengaku bangga bisa terlibat dalam proyek tersebut.
Ia menyebut proses pengambilan gambar berlangsung alami sehingga emosi para pemain terekam apa adanya.
"Ini luar biasa bisa menjadi bagian dari dokumenter sebesar ini yang sangat berarti bagi banyak orang," ujar Shayne Pattynama dalam peluncuran di Plaza Senayan, Jakarta, Rabu (29/4/2026).
Pemain berusia 27 tahun itu menilai dokumenter ini menawarkan sudut pandang yang berbeda.
Tidak hanya soal jalannya pertandingan, tetapi juga kehidupan tim di luar lapangan yang jarang terekspos.
Menurutnya, penonton akan diajak melihat suasana ruang ganti, tekanan sebelum dan sesudah laga, hingga interaksi antarpemain yang selama ini tersembunyi dari publik.
Lebih dari itu, Shayne menegaskan bahwa film ini memiliki makna yang lebih luas dari sekadar sepakbola. Ia melihatnya sebagai representasi harapan bangsa.
"Ini bukan hanya tentang sepakbola, tetapi tentang negara kita. Mewakili Indonesia di Piala Dunia adalah impian seluruh pemain dan masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, sang sutradara, Sakti Parantean, mengungkapkan tantangan utama selama proses produksi terletak pada penyuntingan materi.
Ia harus merangkum ratusan jam rekaman menjadi cerita yang tetap kuat dan relevan.
Ia menekankan bahwa film ini tidak dibangun semata dari kronologi pertandingan, melainkan berfokus pada nilai emosional serta kisah personal para pemain dan tim pelatih.
"Yang kami cari adalah nilai tambah bagi penonton, baik melalui cerita personal maupun momen penting yang memiliki makna historis," jelasnya.
Dengan pendekatan tersebut, The Longest Wait diharapkan menjadi dokumentasi penting perjalanan sepakbola Indonesia—bukan hanya untuk saat ini, tetapi juga sebagai catatan yang tetap bermakna dalam jangka panjang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal





