Akurat Logo

Perayaan Arsenal 'Pecah' Usai Kalahkan Atletico Madrid, Terlalu Dini?

Hervin Saputra | 6 Mei 2026, 20:23 WIB
Perayaan Arsenal 'Pecah' Usai Kalahkan Atletico Madrid, Terlalu Dini?
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta (tengah berbaju hitam), saat melakukan selebrasi dengan pemainnya setelah mengalahkan Atletico Madrid di semifinal Liga Champions 2025-2026 di London, Inggris, Selasa (5/5/2026). X/Midetrust

AKURAT.CO, Sejumlah pihak mengingatkan Arsenal untuk tak berlebihan melakukan selebrasi sebelum benar-benar menjadi juara pasca memastikan diri lolos ke final Liga Champions 2025-2026.

Salah satu figur yang menyampaikan anggapan ini adalah legenda Manchester United, Wayne Rooney. Eks penyerang tersebut menganggap bahwa selebrasi Arsenal selepas mengalahkan Atletico Madrid di semifinal Liga Champions “prematur”.

“Mereka layak untuk berada di posisi ini (lolos ke final Liga Champions) tetapi mereka belum memenanginya,” kata Rooney sebagaimana dipetik dari BBC.

“Menurut saya selebrasinya sedikit berlebihan. Berselebrasilah ketika Anda menang.”

Arsenal merayakan dengan suka cita kelolosan mereka ke final Liga Champions musim ini pasca mengalahkan Atletico Madrid dengan skor 1-0 pada semifinal kedua di Stadion Emirates, London, Inggris, Selasa (5/5/2026).

The Gunners berhak ke partai puncak dengan kemenangan agregat 2-1 setelah laga pertama di markas Atletico sepekan sebelumnya berakhir dengan skor 1-1.

Berbeda dengan Rooney, eks penyerang Arsenal, Ian Wright, memberikan respons dengan menganjurkan suporter klubnya merayakan kesuksesan ini dengan sepenuh-penuhnya.

“Pendukung Arsenal, saya beritahu Anda sesuatu: nikmati. Polisi selebrasi akan keluar memaksa. Jangan sampai diciduk,” tulis Ian Wright secara satir di akun X-nya.

“Nikmati diri Anda, sepakbola adalah tentang momen dan ini adalah momen besar. Nikmati dan mari berharap di final dan setelah final kita akan mendapatkan momen besar lainnya. Ini adalah hari yang besar.”

Perayaan yang dilakukan Arsenal sejatinya bisa dipahami karena final kali ini adalah final pertama Liga Champions mereka sejak 2006 dan yang kedua sepanjang sejarah klub.

Arsene Wenger, pelatih Arsenal yang membawa klubnya ke final 2006, sependapat dengan Ian Wright. Namun, Wenger mengingatkan bahwa mereka harus kembali fokus untuk bermain di final.

“Mereka merayakannya dengan baik malam ini, dan itu normal. Tetapi Anda ingin lebih fokus di final dan pertandingan berikutnya,” kata Wenger.

“Selebrasinya layak dan kegembiraan sangat normal, tetapi kini langkah berikutnya tentu saja ke final dan memenanginya.”

Arsenal kini menantikan pemenang semifinal lainnya antara Bayern Munchen dan Paris Saint-Germain (PSG).

Adapun leg kedua Munchen vs PSG digelar di Stadion Allianz Arena, Munchen, Jerman, Rabu (6/5/2026), di mana PSG unggul agregat 5-4.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.