Bodo/Glimt Sang Penakluk Raksasa Liga Champions, Kuda Hitam dari Kota 43 Ribu Jiwa

AKURAT.CO, Jika dibandingkan Bodo/Glimt dan Erling Haaland dalam kategori siapa yang paling populer mewakili Norwegia di dunia sepakbola, jelas nama kedua akan lebih unggul.
Ya, Erling Haaland adalah penyerang berkebangsaan Norwegia yang kini menjelma sebagai salah satu bomber terbaik di dunia bersama Manchester City.
Namun, nun di negaranya sendiri, Bodo/Glimt muncul sebagai kejutan yang ditunggu dalam sepakbola.
Tak lain karena klub Liga Norwegia yang bermarkas di Bodo dengan populasi sekitar 43 ribu penduduk tersebut sukses lolos ke babak 16 besar Liga Champions 2025-2026.
Jika dikatakan kelolosan Bodo/Glimt dinaungi faktor “keberuntungan underdog”, mungkin tak ada salahnya.
Namun, mari lihat perjalanan Superlaget untuk sampai sejauh ini di Liga Champions musim berjalan.
Mereka mengalahkan finalis musim lalu, Inter Milan, dalam dua leg play-off. Mereka menang 3-1 di leg pertama saat menjadi tuan rumah dan semalam menang 2-1 kala melawat ke markas Inter di San Siro, Milan, Italia.
Agak mundur ke belakang, dua kemenangan atas Inter menandai empat kemenangan beruntun di kompetisi Eropa.
Pada dua pertandingan sebelumnya di fase penyisihan Bodo/Glimt menang 3-1 atas tim sekelas Manchester City dan mengalahkan Atletico Madrid dengan kedudukan 2-1.
Sukses ini adalah sejarah baru dalam segala hal bagi Bodo-Glimt. Pertama masuk ke putaran utama Liga Champions dan pertama pula menjejakkan kaki sampai ke fase 16 besar.
“Ini adalah malam yang hebat untuk klub, pendukung, dan sepakbola Norwegia. Kami tidak membicarakan target mulai dari saat ini,” kata Pelatih Bodo/Glimt, Kjetil Knutsen, usai laga sebagaimana dipetik dari laman UEFA.
Karakter kuda hitam Bodo/Glimt juga terjelaskan dari sisi ekonomi. Klub dengan seragam kuning sebagai seragam utama tersebut punya skuad yang nilainya berselisih 610 juta Euro (sekitar Rp12,07 triliun) jika dibandingkan dengan skuad Inter.
Skuad Bodo/Glimnt juga didominasi oleh pemain lokal dengan hanya enam pemain saja yang datang dari negeri lain. Empat di antaranya dari Denmark, satu dari Rusia, dan satu dari Nigeria.
Total, Bodo/Glimt membayar gaji senilai 150 ribu Poundsterling per pekan untuk keseluruhan timnya.
Setara gaji Mateo Kovacic di Manchester City, Noni Madueke di Arsenal, Federico Chiesa di Liverpool, dan Sandro Tonali di Newcastle United.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







