Akurat
Pemprov Sumsel

Bodo/Glimt Sang Penakluk Raksasa Liga Champions, Kuda Hitam dari Kota 43 Ribu Jiwa

Hervin Saputra | 26 Februari 2026, 20:13 WIB
Bodo/Glimt Sang Penakluk Raksasa Liga Champions, Kuda Hitam dari Kota 43 Ribu Jiwa
Pemain Bodo/Glimt sesaat sebelum sepakmula laga melawan Inter Milan dii leg kedua play-off Liga Champions 2025-2026 di Stadion San Siro, Milan, Italia, Selasa (24/2/2026).

AKURAT.CO, Jika dibandingkan Bodo/Glimt dan Erling Haaland dalam kategori siapa yang paling populer mewakili Norwegia di dunia sepakbola, jelas nama kedua akan lebih unggul.

Ya, Erling Haaland adalah penyerang berkebangsaan Norwegia yang kini menjelma sebagai salah satu bomber terbaik di dunia bersama Manchester City.

Namun, nun di negaranya sendiri, Bodo/Glimt muncul sebagai kejutan yang ditunggu dalam sepakbola.

Tak lain karena klub Liga Norwegia yang bermarkas di Bodo dengan populasi sekitar 43 ribu penduduk tersebut sukses lolos ke babak 16 besar Liga Champions 2025-2026.

Jika dikatakan kelolosan Bodo/Glimt dinaungi faktor “keberuntungan underdog”, mungkin tak ada salahnya.

Namun, mari lihat perjalanan Superlaget untuk sampai sejauh ini di Liga Champions musim berjalan.

Mereka mengalahkan finalis musim lalu, Inter Milan, dalam dua leg play-off. Mereka menang 3-1 di leg pertama saat menjadi tuan rumah dan semalam menang 2-1 kala melawat ke markas Inter di San Siro, Milan, Italia.

Agak mundur ke belakang, dua kemenangan atas Inter menandai empat kemenangan beruntun di kompetisi Eropa.

Pada dua pertandingan sebelumnya di fase penyisihan Bodo/Glimt menang 3-1 atas tim sekelas Manchester City dan mengalahkan Atletico Madrid dengan kedudukan 2-1.

Sukses ini adalah sejarah baru dalam segala hal bagi Bodo-Glimt. Pertama masuk ke putaran utama Liga Champions dan pertama pula menjejakkan kaki sampai ke fase 16 besar.

“Ini adalah malam yang hebat untuk klub, pendukung, dan sepakbola Norwegia. Kami tidak membicarakan target mulai dari saat ini,” kata Pelatih Bodo/Glimt, Kjetil Knutsen, usai laga sebagaimana dipetik dari laman UEFA.

Karakter kuda hitam Bodo/Glimt juga terjelaskan dari sisi ekonomi. Klub dengan seragam kuning sebagai seragam utama tersebut punya skuad yang nilainya berselisih 610 juta Euro (sekitar Rp12,07 triliun) jika dibandingkan dengan skuad Inter.

Skuad Bodo/Glimnt juga didominasi oleh pemain lokal dengan hanya enam pemain saja yang datang dari negeri lain. Empat di antaranya dari Denmark, satu dari Rusia, dan satu dari Nigeria.

Total, Bodo/Glimt membayar gaji senilai 150 ribu Poundsterling per pekan untuk keseluruhan timnya.

Setara gaji Mateo Kovacic di Manchester City, Noni Madueke di Arsenal, Federico Chiesa di Liverpool, dan Sandro Tonali di Newcastle United.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.