Piala Dunia 2026: Bakal Jumpa Infantino, Iran Minta FIFA Jamin Delegasinya Tak 'Dihina'

AKURAT.CO, Presiden Federasi Sepakbola Iran (FFIRI), Mehdi Taj, mengatakan bahwa ia akan bertemu Presiden FIFA, Gianni Infantino, dalam beberapa hari ke depan untuk memastikan jaminan bahwa negaranya dihormati di Piala Dunia 2026.
Pertemuan ini menyusul insiden absennya Mehdi Taj dalam Kongres FIFA ke-76 di Vancouver, Kanada, Kamis (30/4/2026), silam.
Kala itu Taj yang sudah tiba di Kanada memilih kembali ke negaranya karena merasa “dihina” pihak imigrasi setempat.
Konon, Kanada menolak Mehdi Taj karena sang presiden merupakan mantan anggota Pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC). Sementara itu, sejak 2024 Kanada menganggap IRGC sebagai organisasi teroris.
“Kami akan memberitahu (FIFA) apa yang kami harapkan. Jika mereka bisa memenuhinya, kami pasti akan berpartisipasi (di Piala Dunia),” kata Mehdi Taj sebagaimana dipetik dari Channel News Asia.
“Tetapi, jika tidak ada jaminan bahwa mereka akan memperhatikannya, maka tak seorangpun berhak menghina kami atau pokok-pokok sistem kami.
“Dan jika mereka terus di jalur tak menghormati, dan bahkan menanyakan para pemain kami pertanyaan-pertanyaan seperti itu, kami mungkin akan mengambil keputusan berbeda.”
Iran tergabung di grup G Piala Dunia 2026 bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Mereka dijadwalkan menghadapi Selandia Baru di Los Angeles, Amerika Serikat, untuk laga pertama pada 15 Juni nanti.
Mehdi Taj mengatakan bahwa 26 pemain final yang akan dibawa ke Piala Dunia 2026 akan diputuskan pada pekan ini.
Team Melli dijadwalkan mendarat di tanah Amerika dua pekan sebelum laga pertama di mana mereka akan melakukan pemusatan latihan. Iran akan bermarkas di Kino Sports Complex, Tucson, Amerika Serikat.
Sebelum terbang ke Amerika, Timnas Iran akan berangkat ke Turki pada 16 Mei untuk melakukan pemusatan latihan.
Piala Dunia 2026 sendiri akan digelar pada 11 Juni sampai 19 Juli mendatang di tiga negara sekaligus, yakni Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat. Turnamen empat tahunan ini diikuti oleh 48 negara.
Adapun bagi Iran Piala Dunia tahun ini adalah partisipasi keenam sejak kali pertama pada 1978 di Argentina. Mereka juga tak pernah absen sejak edisi Rusia 2018.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







