John Herdman Tuntut Seluruh Pemain Timnas Indonesia Bisa Cetak Gol

AKURAT.CO, Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan bahwa Timnas Indonesia tidak bisa terus bergantung pada kehadiran seorang striker murni untuk urusan mencetak gol.
Menurut John Herdman, kekuatan tim justru harus dibangun dari kontribusi seluruh pemain di setiap lini.
John Herdman menilai bahwa sepakbola modern menuntut seluruh pemain memiliki naluri menyerang, termasuk bek sayap hingga gelandang tengah.
Karena itu, ia ingin membangun budaya baru di skuad Garuda agar semua pemain berani masuk ke area berbahaya dan percaya diri menciptakan peluang.
"Indonesia membutuhkan mentalitas bahwa semua pemain bisa mencetak gol. Kami harus membangun mentalitas pencetak gol di dalam tim," ujar Herdman.
Pelatih berusia 50 tahun tersebut menekankan bahwa pemain di berbagai posisi harus mampu membaca momentum untuk menyerang.
Ia ingin melihat lebih banyak pemain masuk ke kotak penalti dan aktif mencari peluang di area pertahanan lawan.
Herdman juga menyoroti gaya bermain Timnas Indonesia sebelumnya yang menurutnya terlalu berhati-hati.
Ia menilai permainan Garuda masih didominasi pola bertahan dan mengandalkan transisi cepat tanpa keberanian menambah jumlah pemain saat menyerang.
"Dalam periode sebelumnya, Indonesia terlalu pasif. Bertahan, transisi, lalu kembali bertahan. Kami membutuhkan lebih banyak pemain yang berpikir untuk menambah tekanan dan overload di lini depan," katanya.
Menurut Herdman, sebenarnya Timnas Indonesia sudah tampil cukup baik ketika menguasai bola di dua pertiga lapangan.
Namun, ia melihat masih ada masalah besar ketika tim memasuki area sepertiga akhir lapangan.
Ia pun berjanji akan membenahi persoalan tersebut selama pemusatan latihan berlangsung.
Fokus utama yang ingin dibangun adalah agresivitas dan keberanian pemain saat memasuki area penalti lawan.
Selain itu, Herdman memilih bersikap realistis soal peluang mendapatkan striker kelas dunia dalam waktu dekat.
Ia menilai tidak mudah berharap hadirnya sosok penyerang tajam secara instan untuk membawa perubahan besar bagi tim nasional.
Meski demikian, ia tetap membuka kemungkinan munculnya pemain istimewa seperti yang pernah terjadi di Kanada.
Herdman mencontohkan kemunculan nama-nama seperti Jonathan David, Tajon Buchanan, hingga Alphonso Davies yang berkembang menjadi pemain penting dalam beberapa tahun terakhir.
"Seorang seperti Erling Haaland mungkin tidak akan tiba-tiba datang dalam empat tahun ke depan. Bisa saja itu terjadi, tetapi kami tidak bisa bergantung pada hal tersebut," ujar Herdman.
Karena alasan itu, ia lebih memilih membangun sistem permainan yang memungkinkan seluruh pemain berkontribusi mencetak gol.
Herdman ingin Timnas Indonesia memiliki variasi serangan dan tidak mudah ditebak lawan.
"Kami akan melatih tim ini agar bisa mencetak gol dari setiap posisi. Itu misi utama kami," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal





