Akurat Logo

Bantah Tunggak Gaji Pemain, Persib Klaim Sanksi FIFA Dikarenakan Kontrak Daisuke Sato

Hervin Saputra | 30 Mei 2026, 17:24 WIB
Bantah Tunggak Gaji Pemain, Persib Klaim Sanksi FIFA Dikarenakan Kontrak Daisuke Sato
Pemain Persib Bandung dalam salah satu pertandingan.

AKURAT.CO, Persib Bandung merespons sanksi larangan mendaftarkan pemain baru yang dijatuhkan FIFA dengan membantah adanya tunggakan gaji pemain.

Respons ini menyusul munculnya nama Persib Bandung dalam daftar FIFA Registration Ban List (Daftar Larangan Registrasi FIFA) yang dimuat di laman induk organisasi sepakbola dunia tersebut pada Jumat (29/5/2026).

FIFA tidak menyebut secara rinci penyebab sanksi ini dijatuhkan kepada Persib. Hanya disebut bahwa sanksi berlaku sejak 29 Mei 2026 sampai dicabut tanpa memberitahu kapan jadwal pasti pencabutan.

Adapun Persib melalui laman resminya, Sabtu (30/5/2026), menjelaskan bahwa larangan registrasi pemain baru tersebut bersumber dari satu kasus saja. Yakni penghentikan kontrak pemain Persib asal Filipina, Daisuke Sato, pada 2023.

Maung Bandung menyatakan bahwa kasus ini sudah sampai ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) dengan keputusan bahwa klub membayar kompensasi yang lebih sedikit dari yang diajukan penggugat.

“Karena itu, penting untuk ditegaskan bahwa perkara ini bukan terkait penunggakan gaji pemain maupun pengabaian hak-hak pemain,” kata Persib.

“Melainkan merupakan sengketa kontraktual yang telah melalui proses hukum sesuai mekanisme yang berlaku dalam sepakbola internasional.”

Daisuke Sato bergabung dengan Persib pada 11 Juni 2022 dan bermain di sebanyak 44 laga dengan sumbangan dua gol dalam satu setengah musim (2022-2024).

Pemain keturunan Jepang ini tidak sempat mencicipi gelar juara Liga 1 Persib pada 2024 karena kontraknya dihentikan pada 31 Januari tahun yang sama. Di setengah musim terakhirnya, Daisuke Sato tampil di 13 laga untuk Persib.

Adapun Persib menyebutkan bahwa sanksi administratif seperti yang mereka alami saat ini wajar terjadi dan pernah menimpa klub-klub besar seperti Chelsea, Barcelona, Real Madrid, dan Atletico Madrid.

“Setelah kewajiban tersebut dipenuhi dan diverifikasi sesuai prosedur FIFA, status transfer ban akan dicabut dan Persib akan kembali dapat melakukan registrasi pemain sebagaimana mestinya,” kata Persib.

Kabar ini cukup mengguncang Persib sejalan mereka baru saja merayakan gelar ketiga Super League (sebelumnya Liga 1) beruntun sebagai juara musim 2025-2026.

Status tersebut juga menjadikan Maung Bandung sebagai “wajah” sepakbola Indonesia di kancah internasional.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.