Akurat Logo

Persib Bandung Angkat Suara Mengenai Polemik Transfer Ban FIFA

Zainal Hasan | 1 Juni 2026, 15:05 WIB
Persib Bandung Angkat Suara Mengenai Polemik Transfer Ban FIFA
Maskot Persib Bandung saat mengibarkan bendera klub.

AKURAT.CO, Persib Bandung akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait status larangan mendaftarkan pemain baru atau transfer ban yang tercantum dalam sistem FIFA.

Manajemen klub menegaskan bahwa sanksi tersebut berasal dari sengketa kontrak dengan mantan pemainnya, Daisuke Sato, dan bukan karena tunggakan gaji maupun pelanggaran hak pemain.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, menjelaskan bahwa kasus tersebut berawal dari proses pemutusan kontrak yang terjadi pada 2023.

Perselisihan kemudian berlanjut ke jalur hukum olahraga internasional hingga diputuskan oleh Court of Arbitration for Sport (CAS).

Menurut Adhitia, putusan CAS bahkan telah mengurangi nilai kompensasi yang sebelumnya diajukan dalam tuntutan terhadap Persib. Ia menilai penting bagi publik untuk memahami konteks perkara secara menyeluruh agar tidak muncul persepsi yang keliru.

"Perkara ini bukan terkait penunggakan gaji ataupun pengabaian hak-hak pemain. Ini merupakan sengketa kontraktual yang telah diproses melalui mekanisme hukum yang berlaku dalam sepakbola internasional," ujar Adhitia dalam keterangan resminya.

Ia menegaskan bahwa Persib menghormati putusan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap dan saat ini tengah menjalankan kewajiban yang menjadi bagian dari keputusan tersebut.

Manajemen Maung Bandung optimistis status transfer ban akan dicabut setelah seluruh kewajiban dipenuhi dan proses verifikasi FIFA selesai dilakukan. Dengan demikian, klub dapat kembali melakukan registrasi pemain sesuai ketentuan yang berlaku.

Lebih lanjut, Adhitia memastikan bahwa sanksi administratif tersebut tidak mengganggu jalannya program klub. Persiapan tim menghadapi musim baru, aktivitas perekrutan pemain, hingga berbagai agenda pengembangan organisasi tetap berjalan sesuai rencana.

Persib juga menilai situasi seperti ini bukan hal yang asing dalam sepakbola profesional. Sejumlah klub besar dunia pernah menghadapi sanksi serupa dan tetap mampu menjalankan operasional secara normal sembari menyelesaikan proses yang diwajibkan regulator.

Persib memilih menghadapi persoalan ini dengan pendekatan yang bertanggung jawab dan transparan. Klub berkomitmen menyelesaikan seluruh tahapan sesuai regulasi demi menjaga stabilitas serta kepentingan jangka panjang tim.

Di akhir pernyataannya, manajemen menyampaikan apresiasi kepada Bobotoh, mitra, dan seluruh pencinta sepakbola Indonesia yang terus memberikan dukungan.

Persib berharap kepercayaan tersebut menjadi energi tambahan untuk terus menjaga profesionalisme serta membangun klub yang semakin kuat dan berkelanjutan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.