Akurat Logo

PSSI Bentuk 2 Timnas Indonesia, Untuk FIFA Matchday dan Piala AFF

Zainal Hasan | 3 Juni 2026, 00:20 WIB
PSSI Bentuk 2 Timnas Indonesia, Untuk FIFA Matchday dan Piala AFF
Pemain Timnas Indonesia dalam sesi latihan di Stadion Madya, Jakarta, Kamis (27/3/2026). ANTARA

AKURAT.CO, PSSI mengambil langkah strategis dengan membagi kekuatan Timnas Indonesia menjadi dua kelompok berbeda untuk menghadapi agenda FIFA Matchday Juni 2026 dan Piala AFF 2026.

Keputusan tersebut diambil karena perbedaan karakter kompetisi serta ketersediaan pemain yang dapat dipanggil pada masing-masing ajang.

Ketua BTN sekaligus anggota Exco PSSI, Sumardji, menjelaskan bahwa FIFA Matchday memberikan kesempatan bagi Timnas Indonesia untuk menurunkan mayoritas pemain diaspora yang berkarier di luar negeri.

Dalam agenda FIFA Matchday Juni melawan Oman dan Mozambik, hampir seluruh pemain terbaik Indonesia masuk ke dalam skuad.

Hanya beberapa nama seperti Jay Idzes, Dean James, dan Mees Hilgers yang tidak bergabung dalam pemanggilan kali ini.

Sementara itu, Thom Haye dan Shayne Pattynama harus absen karena menjalani sanksi sehingga tidak dapat memperkuat tim.

Berbeda dengan FIFA Matchday, kondisi pada Piala AFF 2026 membuat Timnas Indonesia kemungkinan besar mengandalkan pemain-pemain yang tampil di kompetisi domestik.

Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026, bertepatan dengan masa persiapan klub-klub Eropa menyambut musim baru.

Situasi itu membuat sebagian besar pemain abroad diperkirakan tidak akan mendapatkan izin untuk memperkuat Timnas Indonesia.

Sumardji menyebut faktor tersebut menjadi alasan utama mengapa PSSI bersama pelatih John Herdman menyiapkan dua kelompok pemain yang berbeda.

"Yang harus kita lihat adalah, FMD (FIFA Matchday) ini bisa kita panggil seluruh pemain diaspora yang bermain di luar. Sementara, kalau kita Piala AFF, turnamen ini kan tidak bisa kita memanggil pemain dari luar," ujar Sumardji.

Ia menambahkan, fokus persiapan kini dibagi agar kedua tim dapat menjalani program yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing kompetisi.

"Sehingga, dengan kondisi yang ada ini, tentu, ya tentu kita membagi dua klaster. Klaster pemain yang memang kita pakai fokus untuk mempersiapkan sebaik-baiknya AFF, dan mempersiapkan untuk FMD di dua tim ini," pungkasnya.


Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.