Piala Dunia 2026: Panitia Tarik Jatah Tiket untuk Suporter Timnas Iran, FIFA Dianggap Lakukan Diskriminasi

AKURAT.CO, Federasi Sepakbola Iran (FFIRI) mengaku bahwa penyelenggara Piala Dunia 2026 telah menarik alokasi tiket pertandingan untuk suporter tim nasional mereka hanya beberapa hari menjelang turnamen digelar.
FFIRI menganggap bahwa penarikan alokasi tiket pendukung Timnas Iran ini merugikan karena sebagian suporter sudah merancang perjalanan untuk menyaksikan laga tim mereka di Piala Dunia 2026.
“(Penarikan) ini dilakukan dengan fakta bahwa banyak pendukung Iran, yang mengandalkan proses yang diumumkan resmi sudah melakukan rancangan yang diperlukan untuk menghadiri pertandingan,” kata FFIRI sebagaimana dipetik dar The Guardian.
FFIRI menganggap tindakan ini sebagai aksi diskriminasi yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kesetaraan dalam olahraga. Mereka mempertanyakan soal komitmen FIFA untuk tak mencampurkan urusan politik dengan olahraga.
“Pencabutan akses suporter Iran untuk alokasi tiket resmi dan mengikut aturan bertentangan dengan semangat pengelolaan kompetisi internasional dan prinsip kesetaraan di antara negara-negara partisipan,” kata FFIRI.
“Situasi ini memunculkan pertanyaan-pertanyaan serius tentang campur tangan pertimbangan politik dan non-olahraga oleh penyelenggara acara sepakbola terbesar di dunia.”
Perlakuan “khusus” Piala Dunia 2026 terhadap Iran merupakan imbas dari perang negara tersebut dengan aliansi Israel-Amerika Serikat yang terjadi sejak akhir Februari lalu.
Amerika Serikat sendiri adalah salah satu tuan rumah bersama Kanada dan Meksiko di Piala Dunia 2026. Sebelumnya mereka juga sudah memberikan visa masuk untuk Timnas Iran secara terlambat.
Timnas Iran yang sedianya bermarkas di Tucson, Arizona, Amerika Serikat, harus pindah ke Tijuana, Meksiko. Ini dilakukan karena Pemerintah AS tak mengizinkan delegasi Iran bermalam di wilayah mereka.
Team Melli–julukan Timnas Iran–mendarat di Meksiko pada Minggu (7/6/2026) subuh lalu. Mereka baru mendapatkan visa masuk ke AS sekitar sehari sebelumnya.
Pelatih Timnas Iran, Amir Ghalenoei, mengeluhkan telatnya pemberian visa ini karena berdampak pada mundurnya perjalanan skuadnya ke markas untuk Piala Dunia 2026.
Menurut Amir Ghalenoei, skuad Iran semestinya sudah harus terbang ke markas Piala Dunia dua pekan sebelum bertanding karena butuh waktu untuk pemulihan selepas perjalanan.
“Kami seharusnya berada di sini pekan lalu karena perbedaan waktu 12 jam butuh dua pekan penyesuaian,” kata Amir Ghalenoei.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








