Piala Dunia 2026: Taktik Psywar Pelatih Kanada Gagal Total, Swiss Segel Juara Grup B

AKURAT.CO, Langkah Tim Nasional Kanada untuk terus bermain di hadapan publik sendiri pada Piala Dunia 2026 harus kandas.
Pada laga pamungkas Grup B Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion BC Place, Vancouver, Kanada, Kamis (25/6/2026) WIB, sang tuan rumah terpaksa mengakui keunggulan Swiss dengan skor tipis 1-2.
Kemenangan ini membawa Swiss keluar sebagai juara Grup B Piala Dunia 2026 sekaligus mengamankan hak untuk tetap bermarkas di Vancouver selama pekan pertama babak gugur.
Sementara itu, Kanada harus puas finis di posisi runner-up dan berjuang di Los Angeles untuk menantang Afrika Selatan di babak ke-32 besar dengan waktu istirahat yang mepet.
Laga ini juga diwarnai drama taktik luar lapangan dari Pelatih Kanada, Jesse Marsch, yang mencoba mengelabui kubu lawan menggunakan nama bintang Real Madrid/Bayern Munich, Alphonso Davies.
Sebelum laga ini dimulai, Jesse Marsch sempat menjamin kepada media bahwa Alphonso Davies yang tengah cedera akan melakoni debutnya di Piala Dunia edisi kali ini.
Nama Davies bahkan dimasukkan ke dalam daftar skuad. Namun, hingga peluit panjang berbunyi, sang kapten hanya duduk manis di bangku cadangan.
"Alphonso sebenarnya belum siap main, jadi saya menggunakannya sedikit sebagai umpan (decoy). Saya ingin Swiss memikirkan strategi untuk mengantisipasinya," kata Marsch dikutip laman The Guardian.
Sial bagi Kanada, Pelatih Swiss Murat Yakin, sama sekali tidak termakan oleh psywar tersebut.
"Saat ini kami hanya bereaksi terhadap apa yang benar-benar terjadi di atas lapangan. Kami bermain sebagai sebuah tim yang solid dan kami sangat layak berada di posisi juara grup ini," balas Murat Yakin tegas.
Atmosfer BC Place sejatinya sangat luar biasa terlepas dari absennya beberapa pilar Kanada seperti Ismaël Koné yang mengalami cedera patah kaki parah pekan lalu.
Babak pertama berjalan sangat ketat dan berakhir tanpa gol berkat penampilan gemilang kiper Kanada, Maxime Crépeau.
Petaka bagi tuan rumah baru datang tepat 40 detik setelah babak kedua dimulai. Perubahan taktik Murat Yakin membuahkan hasil instan.
Johan Manzambi mengirimkan umpan silang akurat dari sisi kiri yang gagal diantisipasi Alistair Johnston, bola langsung disambar oleh Ruben Vargas untuk mengubah skor menjadi 1-0.
Hanya berselang 12 menit, lini belakang Kanada melakukan rentetan kesalahan fatal.
Derek Cornelius dan Luc de Fougerolles gagal menyapu bola dengan bersih, membuat Breel Embolo dengan mudah menyodorkan umpan kepada Manzambi untuk menaklukkan Crépeau. Swiss menjauh 2-0.
Kanada sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-74 lewat pemain pengganti, Promise David.
Hanya satu menit setelah masuk ke lapangan, striker tersebut sukses menyontek umpan matang Nathan Saliba di tiang jauh.
Gol ini sekaligus melunasi janji lisan Promise kepada media lokal bulan lalu bahwa ia akan mencetak gol Piala Dunia di Vancouver.
Meski sisa 15 menit laga berjalan dengan tensi tinggi, pertahanan rapat Swiss yang dikomandoi Nico Elvedi sukses mempertahankan keunggulan 2-1 hingga laga usai.
Menatap laga babak ke-32 besar di Los Angeles, Jesse Marsch menegaskan bahwa Alphonso Davies akan siap diturunkan. Ia pun meminta publik Kanada untuk tidak patah arang.
"Kami memang sangat ingin tetap bertahan di Vancouver, tetapi kami masih memiliki kesempatan besar di depan mata untuk kembali menyalakan gairah sepakbola negara ini, meskipun kami harus melakukannya dari Los Angeles," kata Marsch.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








