Akurat Logo

Piala Dunia 2026: Perebutan Pemain Muda Terbaik Memanas, Intip 4 Wonderkid yang Mengguncang 16 Besar

Dian Eko Prasetio | 9 Juli 2026, 18:28 WIB
Piala Dunia 2026: Perebutan Pemain Muda Terbaik Memanas, Intip 4 Wonderkid yang Mengguncang 16 Besar
Gelandang muda Tim Nasional Maroko, Ayyoub Bouaddi, dalam sesi latihan di Boston, Amerika Serikat, Rabu (8/7/2026). X/EnMaroc

AKURAT.CO, Panggung Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi arena unjuk gigi para pesepakbola senior, melainkan juga panggung pembuktian bagi para bintang masa depan.

Memasuki babak perempat final, persaingan memperebutkan penghargaan bergengsi FIFA Young Player Award di Piala Dunia 2026 kian memanas.

Sejumlah nama wonderkid yang lahir pada atau setelah 1 Januari 2005 sukses mencuri perhatian lewat performa magis mereka di babak 16 besar. Mulai dari si jenius matematika dari Maroko hingga sang suksesor takhta Spanyol.

Berikut empat kandidat terkuat peraih penghargaan FIFA Young Player Award:

  1. Ayyoub Bouaddi (Maroko)

Jika Maroko berhasil melaju sejauh ini, pujian layak disematkan kepada Ayyoub Bouaddi. Gelandang remaja milik Lille ini dikenal memiliki kecerdasan yang luar biasa, baik di dalam maupun di luar lapangan hijau.

Di luar sepakbola, Ayyoub Bouaddi adalah pemenang lomba pidato di usia 15 tahun, lulus ujian kelulusan sekolah (baccalaureate) pada usia 16 tahun, dan kini tengah menempuh studi gelar sarjana matematika.

https://akurat.co/bola/871968/daftar-sementara-top-skor-piala-dunia-2026-terbaru-lionel-messi-pimpin-dengan-8-gol-mbappe-dan-haaland-menguntit

Kecerdasan otak ini tercermin lewat ketenangannya yang luar biasa saat mengomandoi lini tengah Maroko. Kematangan taktik dan kekuatan fisiknya bahkan sukses membuat tim tuan rumah Kanada mati kutu di babak 16 besar kemarin.

  1. Desire Doue (Prancis)

Ayyoub Bouaddi akan langsung berhadapan dengan rival domestiknya, Desire Doue, saat Maroko bersua Prancis di Boston nanti.

Di level klub, penyerang Paris Saint-Germain ini baru saja mengalahkan Bouaddi dalam perebutan gelar Pemain Muda Terbaik Ligue 1 Prancis dua musim berturut-turut.

Magis tersebut berhasil ia bawa ke panggung Piala Dunia. Pemain berusia 21 tahun ini telah menjadi starter dalam tiga dari lima laga Prancis.

Doue juga menjadi aktor protagonis di babak 16 besar lalu, lewat aksi individunya yang berbuah penalti penentu kemenangan yang dieksekusi dengan sempurna oleh Kylian Mbappe untuk mendepak Paraguay.

  1. Nico O'Reilly (Inggris)

Di kubu Tiga Singa, nama Nico O'Reilly menjelma menjadi pemain yang tidak tergantikan dalam skema taktik Thomas Tuchel. Bek kiri milik Manchester City ini selalu menjadi starter dalam empat laga kemenangan Inggris.

Menariknya, satu-satunya laga di mana ia tidak bermain sejak menit awal justru berakhir imbang tanpa gol kontra Ghana.

Nico O'Reilly tercatat masuk dalam tiga besar pemain dengan akurasi operan terbaik dan berada di posisi kedua untuk urusan tekel sukses di skuad Inggris.

Ia bahkan nyaris mencetak gol debutnya di Piala Dunia andai sepakannya tidak membentur tiang gawang saat Inggris menang dramatis atas tuan rumah Meksiko di babak 16 besar.

  1. Lamine Yamal (Spanyol)

Sempat diganggu cedera hamstring di awal turnamen yang memaksa pelatih Luis de la Fuente membatasi menit bermainnya, Lamine Yamal kini telah kembali ke bentuk performa terbaiknya.

Wonderkid Barcelona berusia 18 tahun ini tercatat selalu menjadi starter sejak laga kedua fase grup.

Setelah membuka keran golnya saat melawan Austria di babak 32 besar, Yamal bermain penuh selama 90 menit untuk pertama kalinya saat Spanyol membungkam Portugal.

Kecepatan dan kelihaiannya dalam menusuk dari sisi sayap dipastikan akan menjadi momok menakutkan bagi Belgia yang akan menjadi lawan Spanyol di babak perempat final.

Jika bocah ajaib ini sudah berada di level tertingginya, lini pertahanan mana pun dipastikan akan sulit menghentikannya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.