Akurat Logo

Piala Presiden: Panpel Buka Suara soal Masa Rehat 48 Jam, Klub Sudah Sepakati Sejak Awal

Zainal Hasan | 6 Agustus 2026, 00:42 WIB
Piala Presiden: Panpel Buka Suara soal Masa Rehat 48 Jam, Klub Sudah Sepakati Sejak Awal
Pemain Persib Bandung, Ramon Tanque (tengah), saat berusaha merebut bola dari penjaga gawang Tampines Rovers, Caden Muhammad Zharfan (kanan), pada pertandingan Piala Presiden di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jumat (31/7/2026). ANTARA/Raisan Al Farisi

AKURAT.CO, Bidang Kompetisi Piala Presiden 2026 memberikan penjelasan terkait penerapan masa rehat selama 48 jam dan regulasi pergantian pemain menjelang babak semifinal.

Panitia Piala Presiden menegaskan seluruh aturan yang berlaku telah memperoleh persetujuan dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

Penegasan tersebut disampaikan oleh Risha Adi Widjaya selaku perwakilan Bidang Kompetisi Piala Presiden 2026.

Ia menyebut penyelenggaraan turnamen mengacu pada surat persetujuan AFC bernomor AFC/IDN/T2/7612-2026.

Surat tersebut berkaitan dengan penyelenggaraan Piala President Elite 2026 yang berlangsung pada 25 Juli hingga 6 Agustus 2026.

Dalam dokumen itu, AFC menyatakan tidak keberatan terhadap jadwal maupun lokasi pelaksanaan turnamen.

Risha mengatakan jadwal pertandingan, termasuk masa rehat selama 48 jam, telah disusun sesuai rekomendasi AFC.

https://www.akurat.co/bola/879630/piala-presiden-appi-soroti-jadwal-jeda-sehari-final-semifinal-ancam-keselamatan-pemain

Menurutnya, status turnamen sebagai kompetisi internasional tier 2 membuat panitia wajib mengikuti seluruh ketentuan yang ditetapkan AFC.

"Kami ingin menegaskan bahwa jadwal pertandingan, termasuk masa rehat 48 jam antarpertandingan, telah sesuai dengan persetujuan dan rekomendasi dari AFC terkait tanggal pelaksanaan turnamen," ujar Risha dalam jumpa pers Road to Final di Jakarta, Rabu (5/8/2026).

"Sebagai kompetisi internasional tier 2, kami tunduk pada regulasi AFC, termasuk kewajiban pelaporan administratif maksimal 48 jam setelah pertandingan seperti yang tertuang dalam Pasal 13.2."

Ia menambahkan regulasi mengenai jadwal pertandingan maupun aturan skuad telah disampaikan kepada seluruh peserta sejak awal. Dengan demikian, setiap klub mengetahui ketentuan yang diterapkan sebelum memasuki babak semifinal.

Risha menjelaskan pembahasan tersebut dilakukan dalam Manager Competition Meeting. Pertemuan itu dihadiri oleh pelatih dan manajer dari seluruh tim peserta.

"Pada saat Manager Competition Meeting menjelang babak semifinal, seluruh pelatih dan manajer tim peserta sudah kami infokan secara detail. Semua pihak yang terlibat telah duduk bersama dan menyepakati aturan main yang ada," tegas Risha.

Untuk menjaga kondisi fisik pemain di tengah jadwal yang padat, panitia juga menerapkan kebijakan terkait pendaftaran pemain. Aturan tersebut memberikan ruang bagi klub melakukan rotasi skuad lebih leluasa.

Menurut Risha, setiap tim diperbolehkan mengganti lebih dari 12 pemain dari babak penyisihan menuju semifinal. Kebijakan itu dimaksudkan agar pelatih dapat menyesuaikan komposisi tim sesuai kebutuhan.

"Kami sangat memahami kondisi fisik para pemain. Oleh karena itu, dalam meeting tersebut juga sudah ditegaskan bahwa kami memberikan kebebasan bagi tim peserta untuk mengganti hingga lebih dari 12 pemain dari babak penyisihan menuju babak semifinal," katanya.

"Fleksibilitas ini diberikan agar pelatih bisa merotasi skuadnya dengan maksimal di tengah masa rehat yang ada."

Piala President Elite 2026 diikuti delapan peserta, yakni Persib Bandung, Arema FC, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, PSMS Medan, DPMM FC, Tampines Rovers, dan Port FC.

Turnamen tersebut dijadwalkan berakhir pada 6 Agustus 2026 dengan mengedepankan prinsip fair play serta perlindungan terhadap para pemain.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.