Vietnam dan Malaysia Punya Kontrak Komersial, Pertandingan Kualifikasi Piala Asia Tetap Digelar

AKURAT.CO, Pertandingan terakhir Kualifikasi Piala Asia 2027 antara Vietnam dan Malaysia akan tetap digelar meskipun Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) telah menolak banding Asosiasi Sepakbola Malaysia (FAM).
Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Konfederasi Sepakbola Asia (AFC), Datuk Seri Windsor Paul, yang menyebut baik Vietnam dan Malaysia memiliki kewajiban komersial untuk melaksanakan pertandingan.
“Pertandingan harus berjalan. Ada pertandingan komersial dan berkontrak yang tidak seharusnya dibatalkan kecuali adanya bencana alam atau sebaliknya,” kata Windsor Paul sebagaimana dipetik dari The Star, Senin (9/3).
“Baik Vietnam dan Malaysia memiliki kewajiban komersial untuk dipenuhi. Pertandingan juga vital untuk ranking, pembatalan bukanlah kata yang bagus dalam sepakbola.”
Wacana pembatalan laga Vietnam vs Malaysia yang dijadwalkan di Stadion Thien Truong, Ninh Binh, Vietnam, itu mencuat sejalan sanksi FIFA terhadap FAM tetap berlaku selepas keputusan banding CAS pekan lalu.
CAS mempertahankan hukuman FIFA yang melarang tujuh pemain naturalisasi Malaysia bermain selama 12 bulan. Sanksi ini berhubungan penggunaan dokumen palsu dalam proses tujuh pemain itu menjadi warga negara Negeri Jiran.
FIFA juga menjatuhkan denda senilai 350 ribu Franc Swiss atau sekitar Rp7,5 miliar terhadap FAM.
Windsor Paul mengatakan bahwa saat ini Komite AFC masih menunggu respons FAM atas keputusan CAS. Setelah itu, AFC akan mempertimbangkan tindakan lanjutan terhadap FAM.
“Komite siap mengambil keputusan. Kami perkirakan akan ada hasilnya dalam sepuluh hari ke depan,” kata Windsor.
“Proses awalan sudah berjalan. Kami harus memberikan FAM waktu untuk merespons, setelah itu komite akan duduk dan mengambil keputusan berdasarkan respons dan bukti yang disediakan FIFA.”
Jika merujuk pada sanksi terhadap beberapa negara lain dengan kasus serupa, kemungkinan Malaysia akan mendapatkan pengurangan poin di beberapa pertandingan Kualifikasi Piala Asia.
Hukuman ini dikarenakan pada beberapa laga Malaysia melibatkan pemain naturalisasi yang terlibat kasus pemalsuan dokumen.
Juga ada kemungkinan Malaysia akan dicoret dari Kualifikasi Piala Asia 2027 dan dilarang tampil di turnamen berikutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








