Akurat
Pemprov Sumsel

Vietnam dan Malaysia Punya Kontrak Komersial, Pertandingan Kualifikasi Piala Asia Tetap Digelar

Hervin Saputra | 9 Maret 2026, 20:57 WIB
Vietnam dan Malaysia Punya Kontrak Komersial, Pertandingan Kualifikasi Piala Asia Tetap Digelar
Pemain Tim Nasional Malaysia saat berfoto sebelum laga Kualifikasi Piala Asia 2027 melawan Nepal di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, 18 November 2025. X/malaysia_nt

AKURAT.CO, Pertandingan terakhir Kualifikasi Piala Asia 2027 antara Vietnam dan Malaysia akan tetap digelar meskipun Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) telah menolak banding Asosiasi Sepakbola Malaysia (FAM).

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Konfederasi Sepakbola Asia (AFC), Datuk Seri Windsor Paul, yang menyebut baik Vietnam dan Malaysia memiliki kewajiban komersial untuk melaksanakan pertandingan.

“Pertandingan harus berjalan. Ada pertandingan komersial dan berkontrak yang tidak seharusnya dibatalkan kecuali adanya bencana alam atau sebaliknya,” kata Windsor Paul sebagaimana dipetik dari The Star, Senin (9/3).

“Baik Vietnam dan Malaysia memiliki kewajiban komersial untuk dipenuhi. Pertandingan juga vital untuk ranking, pembatalan bukanlah kata yang bagus dalam sepakbola.”

Wacana pembatalan laga Vietnam vs Malaysia yang dijadwalkan di Stadion Thien Truong, Ninh Binh, Vietnam, itu mencuat sejalan sanksi FIFA terhadap FAM tetap berlaku selepas keputusan banding CAS pekan lalu.

CAS mempertahankan hukuman FIFA yang melarang tujuh pemain naturalisasi Malaysia bermain selama 12 bulan. Sanksi ini berhubungan penggunaan dokumen palsu dalam proses tujuh pemain itu menjadi warga negara Negeri Jiran.

FIFA juga menjatuhkan denda senilai 350 ribu Franc Swiss atau sekitar Rp7,5 miliar terhadap FAM.

Windsor Paul mengatakan bahwa saat ini Komite AFC masih menunggu respons FAM atas keputusan CAS. Setelah itu, AFC akan mempertimbangkan tindakan lanjutan terhadap FAM.

“Komite siap mengambil keputusan. Kami perkirakan akan ada hasilnya dalam sepuluh hari ke depan,” kata Windsor.

“Proses awalan sudah berjalan. Kami harus memberikan FAM waktu untuk merespons, setelah itu komite akan duduk dan mengambil keputusan berdasarkan respons dan  bukti yang disediakan FIFA.”

Jika merujuk pada sanksi terhadap beberapa negara lain dengan kasus serupa, kemungkinan Malaysia akan mendapatkan pengurangan poin di beberapa pertandingan Kualifikasi Piala Asia.

Hukuman ini dikarenakan pada beberapa laga Malaysia melibatkan pemain naturalisasi yang terlibat kasus pemalsuan dokumen.

Juga ada kemungkinan Malaysia akan dicoret dari Kualifikasi Piala Asia 2027 dan dilarang tampil di turnamen berikutnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.