VIRAL Keluarga Korban Penganiayaan Santri Bongkar Sering Diblokir Komunikasinya Oleh Pihak Ponpes Al Hanifiyyah Kediri

AKURAT.CO Viral di media sosial kasus penganiayaan santri hingga tewas di Ponpes Al Hanifiyyah Kediri, Jawa Timur.
Mirisnya, keluarga korban yang berasal Glenmore Banyuwangi, menyatakan bahwa mereka sering diblokir komunikasinya oleh pihak pondok pesantren.
Pemblokiran tersebut dimulai pada tahun 2023 saat korban, Bintang Balqis Maulana, dilaporkan menjadi korban bullying di sekolahnya.
Kakak korban, Muhammad Ilham mengungkapkan bahwa semua anggota keluarga Bintang, termasuk ayah, ibu, dan kakaknya, mengalami pemblokiran komunikasi yang sama oleh pengasuh.
Ilham menduga bahwa pemblokiran ini disebabkan oleh seringnya keluarga bertanya tentang kondisi adiknya di pondok pesantren, terutama setelah mereka mengetahui bahwa Bintang pernah menjadi korban kekerasan.
"Pihak ponpes sering buka tutup blokir, tetapi sudah tiga minggu ini diblokir terus tanpa dibuka," terangnya.
Meskipun sebelumnya pembatasan tersebut sempat dibuka untuk beberapa waktu, namun tidak berlangsung lama.
Bahkan hingga saat ini, keluarga mengaku bahwa pihak pondok pesantren tidak menunjukkan inisiatif untuk berkomunikasi dengan korban.
Saat ini, pihak keluarga mengharapkan bahwa pondok pesantren memiliki keinginan untuk bertanggung jawab atas kematian Bintang.
"Minta maaf saja tidak," ungkap ayah Bintang, Rustam.
Selain itu, seluruh proses hukum diharapkan dipercayakan kepada pihak kepolisian.
Diketahui pada awalnya, pihak pondok pesantren Al Haniffiyah Kediri mengatakan bahwa Bintang meninggal karena jatuh di kamar mandi.
Namun, saat jenazah dikeluarkan dari mobil, keluarga merasa curiga karena darah masih terus mengalir dari keranda.
Mereka kemudian meminta jenazah untuk dibuka. Ketika jenazah tiba di rumah duka pada Sabtu (24/2/2024) malam, keluarga menemukan beberapa luka yang menunjukkan kemungkinan adanya penganiayaan.
Mia Nur Khasanah (22), kakak Bintang, melihat bekas jeratan di leher dan bekas rokok di tubuh adiknya setelah kain kafan dibuka.
Mia juga mencatat bahwa ada beberapa luka bekas rokok di kaki Bintang, yang jumlahnya lebih dari satu, serta satu luka di dada yang terlihat seperti lubang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









