Ungkap Fakta Baru, Pihak Yayasan Kesejahteraan Sosial SMK Lingga Kencana Akhirnya Buka Suara

AKURAT.CO Pihak Yayasan Kesejahteraan Sosial (YKS) SMK Lingga Kencana buka suara usai kecelakaan maut yang menimpa rombongan siswa SMK Lingga Kencana Depok di Subang, Jawa Barat.
Pembina YKS, Mawardhi, menyatakan bahwa dia mendengar keluhan tersebut dari siswa yang merupakan teman cucunya.
Mawardhi juga mengakui bahwa dia sempat mendengar bahwa bus tersebut mengalami kerusakan di tengah perjalanan.
Dia menjelaskan bahwa bus tersebut kemudian diperbaiki dan melanjutkan perjalanan.
Mawardhi menyebutkan bahwa siswa tersebut mengeluhkan kondisi bus, termasuk AC yang tidak berfungsi dan ban yang sudah halus.
Mawardhi juga menyampaikan bahwa ada laporan tentang siswa yang makan dalam kegelapan di dalam bus.
Dia menyatakan bahwa keluhan tersebut mengindikasikan kondisi lampus yang kurang bagus dari bus tersebut.
Diketahui insiden rombongan study tour dalam rangka pelepasan siswa kelas 3 SMK Lingga Kencana Depok tersebut memakan 11 korban jiwa, Sabtu (11/5/2024) pukul 18.45 WIB.
Sementara itu, yayasan telah menyiapkan lahan wakaf untuk keperluan pemakaman korban.
"Kalau pemakaman, untuk mereka yang memang beralamatkan di kampung Parung Bingung ini mereka sudah disiapkan pemakamannya di Darul Maqobir, ada yayasan untuk pemakaman khusus umat Islam," ungkap Mawardhi.
Baca Juga: Tidak Ada Jejak Rem di Lokasi Kecelakaan Maut Bus Rombongan SMK Lingga Kencana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









