Akurat
Pemprov Sumsel

Antusiasme Tinggi, Program Makan Bergizi Gratis di Kota Sorong Bantu Anak Lebih Rajin Sekolah

Atikah Umiyani | 11 Februari 2025, 17:45 WIB

AKURAT.CO Suasana ceria terpancar di wajah para siswa di berbagai sekolah di Kota Sorong, Papua Barat Daya, saat ompreng berisi makanan bergizi tiba di sekolah mereka.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang berjalan di kota ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh siswa, guru, dan orang tua.

Di dapur gizi Kota Sorong, puluhan petugas terlihat sibuk menyiapkan makanan sehat untuk ribuan anak sekolah.

Kepala Dapur Gizi Kota Sorong, Indri Syifa, menjelaskan bahwa persiapan makanan dilakukan dengan penuh perhatian, dan anak-anak selalu bersemangat setiap kali makanan tiba.

"Saat makanan diantar, anak-anak begitu antusias ingin segera mengambilnya. Menu yang kami sajikan selalu berbeda setiap hari dalam siklus satu bulan, jadi mereka tidak bosan," ujarnya, Selasa (11/2/2025).

Baca Juga: Gagal Bayar Pengacara, PN Jaksel Ingatkan Kedubes Arab Saudi Lewat Aanmaning

Di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 37, program ini telah membawa perubahan besar. Kini, tidak ada lagi siswa yang harus belajar dalam keadaan perut kosong.

Bahkan, kehadiran siswa di sekolah semakin meningkat karena adanya makanan bergizi.

"Tadi pagi ada siswa yang datang ke sekolah dalam keadaan lemas karena belum sarapan. Ini tentu berdampak pada konsentrasi mereka, apalagi saat belajar pelajaran sulit seperti matematika. Tapi sejak ada program ini, saya lihat sendiri anak-anak yang sebelumnya jarang masuk, kini hadir dengan lebih rajin dan semangat," ujar Martha Oktovina Bemey, Kepala SDN 37.

Hal serupa juga dirasakan di SDN 12. Kepala sekolah Johana Ruhulessyn menilai, program ini memberikan dampak positif yang besar bagi siswanya.

"Saat makan bersama, anak-anak terlihat sangat bahagia. Sebelumnya, ada yang datang dengan uang jajan, ada yang sarapan, dan ada juga yang tidak. Tapi sekarang, dengan adanya makanan gratis, mereka jadi lebih semangat, dan yang tadinya malas ke sekolah jadi lebih rajin," ungkapnya.

Meski disambut baik, program ini juga menghadapi tantangan, terutama dalam memperkenalkan makanan sehat kepada anak-anak. Beberapa menu masih terasa asing di lidah mereka.

Baca Juga: KPK Panggil Staf Achmad Hafisz Tohir Terkait Korupsi Flyover Simpang SKA Riau

"Ada beberapa makanan yang baru pertama kali mereka coba, jadi rasanya terasa aneh. Tapi kami selalu menganjurkan mereka untuk tetap mencobanya, seperti wortel yang kaya akan gizi," kata Martha Oktovina Bemey.

Namun, ada juga menu yang langsung disukai oleh anak-anak, seperti sayur kangkung.

"Sayur kangkung selalu habis karena memang ini makanan sehari-hari masyarakat Papua. Saya pikir hampir semua orang menyukai kangkung," tambahnya.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Sorong tidak hanya membantu memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup, tetapi juga meningkatkan semangat mereka dalam belajar.

Kehadiran siswa meningkat, mereka lebih fokus di kelas, dan menikmati makanan sehat yang disediakan.

Dengan dukungan penuh dari guru dan orang tua, program ini diharapkan terus berjalan dan memberikan manfaat lebih besar bagi generasi muda di Papua Barat Daya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.