Lonjakan Pemudik di Jawa Timur 2025 Diperkirakan Terbesar Setelah Jawa Tengah

AKURAT.CO Diperkirakan jumlah pemudik yang bepergian menuju dan keluar dari Jawa Timur akan mengalami peningkatan yang signifikan pada tahun ini.
Sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan kepadatan arus lalu lintas selama musim mudik, pemerintah akan memberlakukan pembatasan terhadap kendaraan dengan tonase besar di seluruh wilayah Jawa Timur.
Baca Juga: Peparnas 2024: Nanda Mei Sholihah Buka Keran Emas untuk Jawa Timur dari Para Atletik
Kombes Komarudin, Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Timur, mengungkapkan bahwa lonjakan pemudik pada Lebaran tahun ini sangat mungkin terjadi.
Berdasarkan data pertumbuhan kendaraan di Jawa Timur, yang mencatatkan penambahan sebanyak 842.221 kendaraan baru pada tahun 2024, dia menyatakan bahwa provinsi ini merupakan salah satu tujuan utama pemudik, berada di peringkat kedua setelah Jawa Tengah.
"Melihat angka pertumbuhan kendaraan yang terus meningkat, terutama di Jawa Timur, diperkirakan akan ada lonjakan signifikan dalam mobilitas kendaraan selama musim mudik ini," jelas Komarudin, pada Minggu (16/3/2025).
Sebagai upaya untuk mengurangi kemacetan, terutama di jalur utama, pihak kepolisian akan memberlakukan sejumlah pembatasan bagi kendaraan bertonase besar, seperti truk trailer, selama arus mudik. Pembatasan ini akan berlaku mulai dari 24 Maret hingga 8 April 2025, dengan sosialisasi masif kepada para pelaku usaha yang menggunakan kendaraan dengan sumbu tiga atau lebih.
"Sehubungan dengan pembatasan ini, kami meminta kepada pengusaha dan pelaku usaha yang menggunakan kendaraan berat untuk memahami kebijakan ini dan tidak beroperasi selama periode tersebut," tambah Komarudin.
Baca Juga: PON Aceh-Sumut: Satu Emas dari Wushu Antarkan Jawa Timur Bersaing di Posisi 3 Besar
Meski demikian, Komarudin berharap arus mudik tahun ini di Jawa Timur dapat berlangsung dengan aman dan lancar, memberikan kenyamanan bagi para pemudik. "Kami berharap mudik tahun ini dapat berjalan tertib, aman, dan tentunya memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi semua yang melakukan perjalanan," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







