PIK 2 Makin Dilirik: Surga Baru Investasi Properti Mewah di Jakarta

AKURAT.CO Kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2) kini menjelma menjadi primadona baru dalam dunia investasi properti mewah.
Lokasinya yang strategis di pesisir Jakarta Utara, dengan akses langsung ke pusat kota hingga Bandara Soekarno-Hatta, menjadikan kawasan ini incaran investor, baik lokal maupun mancanegara.
Menurut pengamat properti Aleviery Akbar, PIK 2 memiliki kombinasi keunggulan yang jarang dimiliki kawasan lain.
“PIK 2 dikembangkan secara terintegrasi, mulai dari perumahan elit, pusat perbelanjaan modern, fasilitas rekreasi kelas dunia, hingga rumah sakit internasional. Ini membuatnya sangat menarik sebagai investasi jangka panjang,” jelasnya, Senin (7/4/2025).
Baca Juga: Cek Jadwal Sholat Hari Ini di Karawang dan Sekitarnya Bulan April 2025 Lengkap dengan Waktu Dhuha
Menariknya, kawasan ini juga mulai dilirik oleh ekspatriat dari Tiongkok, Taiwan, hingga Asia Tenggara.
Tak hanya itu, para pengusaha lokal juga mulai menjadikan PIK 2 sebagai basis tempat tinggal sekaligus tempat berbisnis.
Dari sisi harga, Aleviery menyebut properti di PIK 2 masih tergolong kompetitif jika dibandingkan dengan fasilitas dan nilai investasi yang ditawarkan.
Namun ia juga mengingatkan bahwa respons pasar tetap dipengaruhi oleh kondisi ekonomi nasional yang tengah menekan daya beli masyarakat kelas menengah.
“PIK 2 punya potensi besar, tapi stabilitas ekonomi tetap jadi faktor penentu. Meski begitu, selama pengembang mampu menjaga kualitas dan konsistensi, kawasan ini akan terus jadi buruan di segmen premium,” tegasnya.
Dengan segala potensi yang dimiliki, tak berlebihan jika PIK 2 disebut sebagai bintang baru dalam dunia properti mewah Indonesia.
Baca Juga: Pariwisata Jadi Peluang Besar Penggerak Ekonomi di Tengah Kebijakan AS
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








