Bali Tak Lagi Aman, BKKBN Fokus Tanggulangi Stunting di Bangli

AKURAT.CO Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang digagas Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN terus diperkuat dalam upaya percepatan penurunan stunting di Indonesia.
Hingga awal 2025, lebih dari 15.000 anak telah mendapat dukungan dari orang tua asuh sukarela di berbagai wilayah.
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, menyebut, meski Bali mencatat prevalensi stunting terendah secara nasional, angkanya justru meningkat dari 7,2 persen (2023) menjadi 8,7 persen (2024).
“Ini sinyal penting bahwa upaya pencegahan tidak boleh kendor, terutama di daerah seperti Kabupaten Bangli,” ujar Wihaji, Sabtu (7/6/2025).
Bangli, wilayah dataran tinggi di Bali, menjadi fokus intervensi GENTING. Meski angka stunting sempat turun menjadi 9,1 persen pada 2022, pada 2023 kembali naik menjadi 10,2 persen.
“Stunting bukan sekadar tubuh pendek, tapi indikator dari masalah gizi dan ketimpangan layanan dasar yang mengancam masa depan generasi,” tegasnya.
Baca Juga: Ketua DPD RI: Jadikan Semangat Iduladha sebagai Fondasi Moral Lembaga
Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, menginstruksikan seluruh pejabat eselon II, camat, kepala sekolah, BUMN, dan mitra swasta untuk terlibat langsung menjadi Orang Tua Asuh GENTING.
“Saat ini ada 771 keluarga berisiko stunting yang menjadi sasaran prioritas program GENTING di Bangli. Masa depan Bangli dimulai dari generasi bebas stunting hari ini,” ujarnya.
Langkah intervensi yang dijalankan meliputi pemberian makanan bergizi, perbaikan sanitasi, edukasi kesehatan ibu-anak, serta penguatan layanan posyandu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









