Akurat
Pemprov Sumsel

Hari Kedua Retret Kepala Daerah Gelombang II: Fokus Penguatan Wawasan Kebangsaan

Ahada Ramadhana | 23 Juni 2025, 12:41 WIB
Hari Kedua Retret Kepala Daerah Gelombang II: Fokus Penguatan Wawasan Kebangsaan

AKURAT.CO Memasuki hari kedua pelaksanaan Retret Kepala Daerah Gelombang II, para peserta dijadwalkan menerima materi dari sejumlah kementerian dan lembaga pemerintahan pusat.

Kegiatan yang berlangsung di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat ini, dibuka secara resmi oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, menyampaikan, retret ini merupakan kelanjutan dari gelombang pertama yang telah sukses dilaksanakan, dengan fokus utama pada penguatan nilai-nilai kebangsaan.

“Sama seperti Retret Gelombang Pertama, peserta akan memperoleh materi seputar penguatan wawasan kebangsaan, nasionalisme, dan semangat menjaga keutuhan NKRI. Jadi, ini betul-betul penguatan karakter kebangsaan,” ujar Bima, Senin (23/6/2025).

Agenda hari kedua diisi dengan ceramah geopolitik oleh Gubernur Lemhannas, Ace Hasan Syadzily, serta sesi pembelajaran kelas oleh para instruktur dari Lembaga Ketahanan Nasional tersebut.

Materi tersebut diharapkan dapat memperkaya perspektif para kepala daerah dalam memahami dinamika nasional dan global yang memengaruhi kebijakan daerah.

Sebelum memulai materi, para peserta yang terdiri dari kepala daerah dan wakil kepala daerah tampak antusias mengikuti kegiatan senam pagi di Lapangan Parade IPDN.

Baca Juga: BKSAP DPR Tegas di Forum Internasional: Isu HAM Papua Tak Layak Dijadikan Propaganda

Kegiatan ini juga diikuti langsung oleh Wamendagri Bima Arya, yang memimpin senam bersama para instruktur.

Bima menyampaikan, secara umum kondisi kesehatan peserta dalam keadaan baik, meskipun ada beberapa yang memerlukan perhatian medis ringan karena masalah kesehatan yang sudah lama.

“Belum ada keluhan kesehatan yang serius. Hanya beberapa peserta yang memang memiliki kondisi lama seperti cedera lutut. Sudah kami antisipasi dengan pendampingan dari tim medis panitia,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Bali I Wayan Koster mengaku siap mengikuti rangkaian materi dalam retret ini. Ia juga mengapresiasi fasilitas yang disediakan panitia.

“Kalau soal kesiapan menerima materi, saya sangat siap. Fasilitas juga baik, tidak ada masalah,” katanya.

Didukung DPR

Dukungan terhadap pelaksanaan Retret Kepala Daerah juga datang dari parlemen. Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Zulfikar Arse, menyatakan kegiatan ini merupakan bentuk peningkatan kapasitas kepala daerah yang patut diapresiasi.

“Upaya untuk peningkatan kapasitas pasti kita dukung. Ini program baru di pemerintahan Presiden Prabowo yang perlu dilanjutkan ke depan,” ujar Zulfikar saat ditemui di Jakarta, Sabtu (21/6/2025).

Ia menilai, tidak semua kepala daerah langsung memahami secara utuh tugas dan fungsi mereka setelah dilantik. Oleh karena itu, kegiatan seperti ini sangat penting untuk menyamakan visi antara pemerintah pusat dan daerah.

“Kita akui, walaupun mereka sudah terpilih dan dilantik, belum tentu mereka paham betul apa yang harus dikerjakan. Apalagi pemerintahan baru ini punya kebijakan dan program baru yang harus disampaikan dan diselaraskan ke daerah,” jelasnya.

Baca Juga: Denny JA Gagas Genre Lukisan Baru: Imajinasi Nusantara, Doa Damai dari Indonesia

Zulfikar berharap kegiatan ini terus berlanjut bahkan diperluas agar lebih banyak kepala daerah mendapatkan pembekalan serupa.

“Mudah-mudahan lancar, berhasil, dan benar-benar menghasilkan pemimpin daerah yang mampu menjalankan tugasnya dengan optimal,” pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.