Pekerja SPPG Bojong Koneng Harap Presiden Prabowo Tetap Lanjutkan Program MBG

AKURAT.CO Pekerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bojong Koneng berharap program Makan Bergizi Gratis (MBG) bisa terus berlanjut dan dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Rukmini, salah satu pekerja SPPG Bojong Koneng yang bertugas di bagian packing, menyebut adanya program MBG sangat membantu perekonomian masyarakat sekitar.
"Saya setuju sekali kalau ini dilanjutkan karena membantu sekali warga di sekitar sini. Di sini semuanya ada 50 pekerja, semuanya asli warga sini," katanya, saat ditemui di SPPG Bojong Koneng, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (24/9/2025).
Baca Juga: Kasus Keracunan MBG, Dasco Minta Investigasi Serius dan Evaluasi Menyeluruh
Rukmini sudah hampir setahun bekerja di SPPG Bojong Koneng. Menurutnya, penghasilan yang didapat selama ini sangat membantu untuk menghidupi dirinya dan keluarga.
"Kita di sini yang tadinya cuma di rumah jadi ada kerjaan, membantu penghasilan kita. Terus anak-anak juga mendapat manfaat makan, membantu kitalah ekonomi. Yang tadinya seharian di rumah, sekarang ada manfaatnya," bebernya.
Dalam satu hari, Rukmini bekerja selama delapan jam di SPPG Bojong Koneng. Ia mengaku mulai bekerja sejak pukul 03.00 pagi hingga 11.00 siang.
Baca Juga: SPPG Bojong Koneng Kedepankan Higienitas, Paket MBG Dijamin Berkualitas dan Penuhi Standar Gizi
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo karena telah menggagas program MBG yang memiliki banyak manfaat bagi masyarakat. Tidak hanya anak sekolah tapi juga para kepala kelurga.
"Terima kasih bapak Prabowo, presiden kita semua, terima kasih. Semoga programnya bisa terus dilanjutkan," kata Rukmini.
Sebagai informasi, SPPG Bojong Koneng yang telah beroperasi hampir setahun ini berhasil menjalankan operasionalnya dengan lancar dan tanpa masalah.
Baca Juga: Tips Cegah Kasus di Program MBG, dari Pemilihan Bahan hingga Makanan Siap Disantap
SPPG ini mendistribusikan MBG kepada 3.135 penerima manfaat dari siswa PAUD, SD, SMP, Madrasah hingga ibu hamil dan balita yang dibagikan melalui posyandu dan puskesmas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







