Agung Sedayu Group dan Buddha Tzu Chi Indonesia Dorong Karyawan Jadi Relawan Kemanusiaan

AKURAT.CO Menolong sesama sering kali disebut sebagai panggilan hati yang mulia. Di balik rutinitas pekerjaan yang padat, masih ada ruang untuk berbagi.
Itulah yang tercermin dalam kegiatan Sosialisasi Calon Relawan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia yang digelar di Agung Sedayu Group Office Tower pada Senin (29/9/2025).
Acara ini menjadi momentum karyawan Agung Sedayu Group untuk menumbuhkan empati sekaligus merajut kepedulian.
Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas, melainkan langkah nyata untuk menghidupkan semangat bakti.
Grup Human Resources Division Head Agung Sedayu Group, Benjamin Salindeho, menekankan pentingnya nilai kemanusiaan dalam dunia kerja.
"Nilai kemanusiaan dalam dunia kerja harus dijaga, karena itu yang membuat lingkungan perusahaan lebih bermakna,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Komunitas Relawan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia sekaligus Agung Sedayu Group, Natalia Kusumo, memberi dorongan moral agar para karyawan berani melibatkan diri.
Baca Juga: Cek NIP PPPK Paruh Waktu 2025 di Mola BKN: Link, Cara, dan Solusi Jika Gagal Cek
“Kami ingin setiap insan Agung Sedayu Group aktif ambil bagian dalam misi sosial melalui kegiatan kemanusiaan,” kata Natalia.
Kegiatan ini juga sejalan dengan empat pilar tanggung jawab sosial Agung Sedayu Group: pendidikan, lingkungan, ekonomi, dan kesehatan.
Bergabung sebagai relawan bukan hanya soal memberi, tetapi juga belajar, bertumbuh, serta menjadi insan yang penuh kasih.
Dalam kolaborasi dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, para relawan akan mendukung program kemanusiaan, mulai dari kegiatan amal, layanan kesehatan, pendidikan, hingga budaya humanis.
Pada akhirnya, relawan bukanlah tentang berapa banyak yang diberikan, melainkan tentang kesediaan hati untuk hadir bagi sesama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









