Bikin PAD Bocor hingga Rp70 Miliar, 4 Lokasi Parkir Ilegal di Jakarta Tak Boleh Lagi Pungut Biaya

AKURAT.CO Panitia Khusus (Pansus) Parkir DPRD Jakarta melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke empat lokasi parkir ilegal, di antaranya di Sentra Timur, Universitas BSI Rawamangun, Gedung LIA Pangadegan, dan Cikini Gold Center, Jakarta Pusat.
Ketua Pansus Parkir DPRD Jakarta, Jupiter, mengatakan dari empat titik tersebut, ditemukan potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp70 miliar per tahun. Sehingga, tidak akan ada kompromi dalam penegakan hukum.
"Izin parkir harus diurus, tidak boleh dibiarkan ilegal. Jangan sampai jukir pinggir jalan yang cari sesuap nasi ditindak, sementara operator besar di gedung-gedung dibiarkan. Hukum tidak boleh tumpul ke atas tajam ke bawah," kata Jupiter, Rabu (1/10/2025).
Baca Juga: DPRD Jakarta Minta Masyarakat Tolak Bayar di Tempat Parkir Ilegal
Bahkan, di Apartemen Sentra Timur, Jakarta Timur, yang memiliki lima tower hunian padat, omzet parkir disebut bisa mencapai Rp2 miliar per bulan. Sebab, pembayaran parkir resmi sudah termasuk pajak 10 persen yang wajib disetorkan ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
"Kalau ilegal, uang itu hilang, potensi PAD bocor," katanya.
Sementara itu, Kepala Unit Pengelola (UP) Parkir Dishub Provinsi Jakarta, Aji menegaskan bahwa setelah dilakukan penyegelan, lokasi parkir otomatis tidak boleh lagi memungut biaya.
Baca Juga: DPRD Jakarta Segel 4 Lokasi Parkir Ilegal, Operator Nakal Kena Semprit
"Artinya setelah disegel, lokasi itu gratis karena belum punya izin. Kalau ada yang mau memungut, harus urus izin dulu," ujarnya.
Selain itu, Dishub Jakarta juga menempatkan petugas di lokasi yang disegel untuk mengamankan peralatan penyegelan. "Ada petugas wilayah, supaya alat segel tidak dirusak," katanya.
Dia menjelaskan, parkir gratis di lokasi tersebut akan berlangsung hingga operator mengantongi izin resmi. "Di izin itu sudah jelas tertera berapa nilai parkir mobil dan motor. Itu yang boleh dipungut," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








