Kemensos Fokus Pemulihan Psikososial dan Penyaluran Santunan Korban Ponpes Al Khoziny

AKURAT.CO Proses evakuasi korban musibah runtuhnya mushola Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, masih terus dilakukan.
Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menyampaikan, Kemensos bersama Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Timur dan Dinsos Sidoarjo telah menurunkan personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk membantu tim gabungan dari Basarnas, BNPB, TNI, Polri, BPBD, relawan, serta aparat setempat.
“Evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati mengingat kondisi puing bangunan masih labil. Proses ini juga dibantu dengan mobilisasi alat berat,” ujar Gus Ipul, Jumat (3/10/2025).
Sejak malam pertama, Tagana mendirikan dapur umum lapangan di Jalan KH. Abbas II, Buduran, dengan kapasitas produksi hingga 1.500 nasi bungkus per hari.
Selain itu, Kemensos menyalurkan bantuan logistik senilai Rp274,6 juta untuk mendukung kebutuhan darurat korban.
Bantuan tersebut mencakup 1.200 paket makanan siap saji, 500 paket makanan anak, 170 selimut, 150 kasur lipat, 150 family kit, serta tenda serbaguna.
Baca Juga: Tiga Hari Pencarian Manual, Evakuasi Santri Al Khoziny Kini Gunakan Alat Berat
Berdasarkan data sementara, 82 orang terdampak dalam peristiwa ini. Tiga santri meninggal dunia, yakni Alvian Ibrahim (11) asal Bangkalan, Mochammad Mashudulhaq (14) asal Dukuh Kendal, Sidoarjo, dan Muhammad Soleh asal Bangka Belitung.
Selain itu, tercatat 34 korban luka ringan, 22 luka sedang, dan 5 luka berat.
“Para korban kini mendapat perawatan di RSUD Sidoarjo, RS Siti Hajar, dan RS Delta Surya,” jelas Mensos.
Kemensos juga mengerahkan tim untuk memberikan pendampingan psikososial bagi keluarga korban dan para santri yang mengalami guncangan akibat tragedi ini.
Di sisi lain, proses pendataan terus dilakukan guna memastikan penyaluran bantuan dan santunan berjalan cepat dan tepat.
“Santunan mencakup bantuan bagi korban luka maupun santunan duka bagi keluarga korban meninggal sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.
Musibah runtuhnya mushola Pondok Pesantren Al Khoziny terjadi pada Senin (29/9/2025) pukul 15.35 WIB.
Bangunan mushola yang masih dalam tahap pembangunan ambruk saat para santri bersiap menunaikan salat Ashar berjamaah, sehingga menimbulkan korban jiwa dan puluhan korban luka.
Baca Juga: PIK Tourism Board Perkenalkan PIK sebagai Destinasi Urban Lifestyle di Bandung
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








