Desa Negeri Katon Kembangkan Tapis Lampung Bersama Astra

AKURAT.CO Kicau burung pagi menyambut aktivitas warga Desa Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.
Di teras rumah-rumah sederhana, para ibu dan remaja putri tekun menundukkan kepala, menjahit benang emas dan perak di atas kain.
Gerakan sulam itu menghasilkan kain tapis, warisan budaya Lampung yang sarat makna sekaligus menjadi sumber penghidupan keluarga.
Sejak 1980, pembuatan tapis telah menjadi denyut nadi kehidupan masyarakat setempat, tidak hanya menjaga tradisi budaya tetapi juga memperkuat ekonomi keluarga.
Astra, melalui program Kampung Berseri Astra, hadir sejak 2019 untuk mendampingi warga Negeri Katon, memastikan tradisi tapis tetap lestari sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan.
Baca Juga: Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim Targetkan 200 Sekolah Binaan pada 2027
"Astra berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi sosial berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia. Melalui program Kampung Berseri Astra, kami mendorong pemberdayaan masyarakat di berbagai bidang, mulai dari pelestarian budaya, peningkatan keterampilan, hingga penguatan kemandirian, agar mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi berikutnya," jelas Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto, dalam keterangannya, Minggu (9/11/2025)
Hampir setiap warga Negeri Katon terlibat dalam pembuatan tapis, terutama ibu-ibu dan remaja putri. Prosesnya masih dilakukan secara manual dengan teknik sulam tangan yang menempatkan benang emas atau perak di atas kain.
Keunikan ini membuat tapis bernilai tinggi. Kini tapis tidak hanya berbentuk sarung atau selendang tetapi juga dikembangkan menjadi busana muslim, dompet, taplak meja hingga hiasan dinding dengan ragam motif mulai dari gunung, lereng dan bukit.
Pemberdayaan ini berjalan berkat kolaborasi dengan Nola Marta, penerima SATU Indonesia Awards bidang kewirausahaan 2019 dan penggerak Kampung Berseri Astra Negeri Katon.
Baca Juga: ACC Resmikan Kampung Berseri Astra Gedang Selirang, Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan
Nola mengolah tapis menjadi produk fashion ramah lingkungan yang telah tampil di Indonesia Fashion Week dan International Fashion Week di New York. Sekitar 75 persen proses produksi masih dilakukan secara handmade, menjaga keaslian tradisi tapis sekaligus menghadirkan busana modern.
Terbaru, karya Nola diperkenalkan dalam Fashion Nation 2025 di Jakarta, menampilkan UMKM dan desainer binaan Astra dalam ekosistem fashion berkelanjutan.
Dengan pendampingan ini, tapis dari Kampung Berseri Astra Negeri Katon menjadi simbol pelestarian budaya sekaligus penggerak ekonomi keluarga.
Perempuan desa yang sebelumnya menenun hanya untuk kebutuhan adat, kini dapat meningkatkan kesejahteraan rumah tangga melalui produk tapis yang menjangkau pasar lebih luas.
Semangat Astra mendukung pemberdayaan masyarakat di Indonesia sejalan dengan cita-cita Sejahtera Bersama Bangsa dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia.
Baca Juga: BMW Astra Siapkan Layanan Jemput Kendaraan Terdampak Banjir, Gratis!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 7Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








