PAM Jaya Luncurkan Kartu Air Sehat, Warga Kurang Mampu Cukup Bayar Seribu Rupiah

AKURAT.CO PAM Jaya kembali melangkah di garis depan pelayanan publik dengan meluncurkan Kartu Air Sehat, program inovatif yang menyentuh langsung kebutuhan warga berpenghasilan rendah.
Melalui kartu ini, pelanggan dari kelompok 2A1 dan 2A2 cukup membayar Rp1.000 per titik sambungan air dan menjadi sebuah kebijakan yang belum pernah diterapkan di daerah lain di Indonesia.
Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, mengatakan, program ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap akses air bersih yang terjangkau bagi masyarakat kecil.
"Kartu Air Sehat ini kami hadirkan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah. Tidak ada daerah lain di Indonesia yang memiliki program seperti ini," katanya, dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (11/11/2025).
Arief juga meluruskan isu yang sempat beredar mengenai adanya kenaikan tarif air. Dia menegaskan tidak ada kenaikan tarif tanpa dasar hukum yang sah.
"Kami sedang melakukan perapian sistem data pelanggan agar kelompok masyarakat yang berhak mendapatkan subsidi benar-benar tercatat dengan tepat," jelasnya.
Baca Juga: Bikin Pelatihan Difabel, PAM Jaya Dorong Ruang Kerja Inklusif
Perbaikan sistem yang disebut pre-opt-out system ini diharapkan menjadi pondasi bagi penyaluran subsidi yang lebih tepat sasaran.
Tahun ini, PAM Jaya telah mengalokasikan Rp66 miliar untuk subsidi air, dan jumlah itu akan meningkat menjadi Rp111 miliar pada tahun depan.
Langkah ini menandai babak baru pelayanan air bersih di Jakarta, bukan hanya soal infrastruktur, tetapi tentang keadilan sosial dalam setiap tetes air yang mengalir ke rumah rakyat.
Baca Juga: Warga Jaga Jakarta Deklarasi Dukung IPO PAM Jaya, Siap Lawan Hoaks dan Kawal Air Bersih
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






