Raperda Kawasan Tanpa Rokok Jangan Sampai Matikan Penyelenggaraan Event di Jakarta

AKURAT.CO Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) diharapkan bisa disusun dengan proporsional, dan tidak menghambat denyut ekonomi yang bertumpu pada industri kreatif dan penyelenggaraan event.
Anggota DPRD Jakarta Fraksi PAN, Lukmanul Hakim, menjelaskan para pegiat event telah menyampaikan kegelisahan mereka. Sponsorship yang menjadi urat nadi penyelenggaraan konser dan kegiatan publik, berpotensi tersumbat jika aturan KTR dirumuskan terlalu ketat.
"Mereka menyampaikan bahwa Raperda KTR harus diatur dengan baik supaya tidak mempengaruhi event. Kalau sampai sponsor tidak bisa masuk, itu merugikan masyarakat banyak. Konser itu hidup dari sponsor, dan ini sangat berdampak bagi teman-teman event," kata Lukman di Gedung DPRD Jakarta, Jumat (21/11/2025).
Baca Juga: Raperda KTR Masih Digodok, Pemprov Jakarta Ingin Beri Keringanan UMKM Jual Rokok
Dia menegaskan, penyusunan regulasi tak bisa hanya dilihat dari satu jendela kebijakan. Menurutnya, setiap pasal dalam Raperda KTR harus ditimbang matang, terutama bila menyangkut pendapatan daerah dan aktivitas ekonomi yang lebih luas.
"Kita semangat membuat Perda, iya. Tapi harus dilihat banyak sisi. Jangan sampai nanti mudharatnya lebih besar, apalagi terkait pendapatan daerah," tegasnya.
Anggota Komisi C DPRD Jakarta ini mengingatkan, industri hasil tembakau tetap menjadi penyumbang bagi perekonomian daerah. Karena itu, pengaturan yang terlalu menyeluruh dinilai dapat menimbulkan getaran besar pada sektor usaha.
"Boleh saja tempat-tempatnya diatur, tapi jangan seluruhnya. Seolah-olah rokok ini gimana gitu, padahal memberikan keuntungan juga untuk daerah," katanya.
Pada akhirnya, Lukman menegaskan bahwa dirinya menolak jika Raperda KTR diarahkan menjadi aturan yang terlalu rinci hingga menghambat sektor ekonomi lain.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






