Agrinas Jaladri Nusantara Realisasi Program TJSL Pascabencana Banjir dan Longsor di Aceh, Sumbar dan Sumut

AKURAT.CO PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero) merealisasikan komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melalui penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sumatera.
Program bantuan ini dilaksanakan secara bertahap pada 5–10 Desember 2025 sebagai respons cepat perusahaan terhadap kondisi darurat yang dialami masyarakat pascabencana.
Wilayah sasaran bantuan mencakup beberapa titik terdampak dengan tingkat kerusakan dan kerentanan yang tinggi, yaitu Aceh Tamiang dan Pidie Jaya di Aceh; Malalak dan Muaro Pingai di Sumatera Barat; serta Sibolga dan Tapanuli Tengah di Sumatera Utara.
Penyaluran bantuan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat serta perlindungan kelompok rentan, khususnya anak-anak dan keluarga terdampak langsung.
Baca Juga: Dokter Reza Gladys Dirikan Yayasan, 1.000 Sembako hingga Pengobatan Gratis Untuk Warga Cianjur
Adapun bantuan yang diberikan meliputi air bersih, paket sembako, paket hygiene, serta paket nutrisi anak berupa susu formula dan makanan bayi, yang diharapkan dapat membantu menjaga kesehatan dan keberlangsungan aktivitas harian masyarakat di masa pemulihan awal.
Selain bantuan logistik dasar, Agrinas Jaladri Nusantara juga memperkuat upaya kemanusiaan melalui kolaborasi lintas entitas.
Dalam program ini, Agrinas Jaladri Nusantara bekerja sama dengan Agrinas Pangan Nusantara untuk menggalang dan menyalurkan donasi pakaian layak pakai serta perlengkapan anak.
Dari kolaborasi tersebut, terkumpul donasi dengan total berat mencapai 370 kilogram, yang selanjutnya disalurkan ke wilayah terdampak sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Corporate Secretary PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero), Adityo Ramadhan, menyampaikan bahwa realisasi TJSL ini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat, sekaligus bagian dari tanggung jawab moral sebagai Perusahaan yang hadir dan tumbuh bersama rakyat.
“Bencana alam meninggalkan dampak yang tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga sosial dan psikologis. Melalui semangat Satu Hati untuk Sumatera, Agrinas Jaladri berupaya hadir secara nyata, memastikan masyarakat terdampak memperoleh dukungan yang mereka butuhkan pada fase awal pemulihan,” ujar Adityo.
Lebih lanjut disampaikan bahwa program TJSL ini tidak hanya bersumber dari alokasi dana perusahaan, tetapi juga didukung oleh partisipasi aktif keluarga besar insan Agrinas Jaladri yang turut memberikan donasi secara personal sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan.
“Kami percaya bahwa kekuatan empati dan gotong royong adalah fondasi utama dalam menghadapi situasi darurat. Kolaborasi dengan Agrinas Pangan serta keterlibatan insan Agrinas Jaladri dan Agrinas Pangan mencerminkan semangat kebersamaan untuk saling menguatkan di tengah musibah,” tambah Adityo.
Baca Juga: Keseruan Anak-anak Kolong Tol Kalijodo di Lomba Semarak HUT ke-80 RI dari Agrinas Jaladri
Melalui realisasi program TJSL ini, Agrinas Jaladri menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan peran sosial perusahaan secara berkelanjutan, responsif, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Ke depan, Agrinas Jaladri akan terus mengembangkan program TJSL yang tidak hanya bersifat tanggap darurat, tetapi juga mendukung pemulihan sosial-ekonomi masyarakat serta sejalan dengan peran strategis perusahaan dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







