Prabowo Pantau Langsung Pemulihan Bencana Sumatera, 5.500 Rumah dan 98 Jembatan Rampung

AKURAT.CO Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menegaskan, Presiden Prabowo Subianto terus memantau secara langsung proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatera.
Hal tersebut disampaikan Teddy dalam konferensi pers Satuan Tugas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pemulihan Bencana Sumatera di Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Dalam keterangannya, Teddy menyampaikan tiga poin utama arahan Presiden.
Pertama, Presiden meminta seluruh jajaran satgas, kementerian, dan pejabat terkait untuk secara berkala menyampaikan perkembangan pemulihan kepada publik sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas.
“Bapak Presiden terus memantau perkembangan pemulihan daerah bencana dan meminta seluruh satgas serta menteri maupun pejabat terkait menyampaikan update secara berkala kepada publik,” ujar Teddy.
Kedua, memasuki dua bulan pascabencana, pemerintah mencatat sejumlah capaian signifikan di lapangan.
Menurutnya, proses pemulihan berjalan cepat berkat kolaborasi pemerintah pusat, daerah, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat.
Dalam dua bulan terakhir, sebanyak 5.500 unit rumah hunian telah selesai dibangun, dengan 1.500 unit rampung pada bulan pertama.
Selain itu, 98 jembatan yang sempat rusak telah dibangun kembali, serta 99 ruas jalan nasional yang sebelumnya terputus kini telah kembali dapat dilalui.
Baca Juga: Sidang Paripurna DPD RI Soroti Reforma Agraria, Mitigasi Bencana hingga Dampak UU Cipta Kerja
Di sektor kesehatan, 87 rumah sakit dan 867 puskesmas yang terdampak kini sudah kembali beroperasi.
Sementara itu, hampir 100 persen sekolah telah aktif kembali, pasar beroperasi normal, dan aktivitas ekonomi masyarakat mulai pulih.
Teddy menegaskan bahwa pemulihan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penyaluran bantuan dana kepada pemerintah daerah serta bantuan langsung kepada warga terdampak, berdasarkan data yang telah diverifikasi oleh kepala daerah.
“Peran cepat kepala daerah sangat dibutuhkan. Bapak Presiden tidak ragu memberikan seluruh dukungan yang diperlukan agar bantuan segera diterima warga,” tegasnya.
Ketiga, menjelang Ramadan yang tinggal sekitar satu minggu lagi, Presiden meminta jajaran pemerintah memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok, khususnya di wilayah terdampak bencana.
Presiden ingin masyarakat yang tengah dalam masa pemulihan tetap dapat menjalani ibadah Ramadan dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap kebutuhan pangan.
Menutup keterangannya, Teddy menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur pemerintah, aparat, relawan, dan insan pers yang telah berkontribusi dalam percepatan pemulihan.
“Semua ini bisa tercapai dengan cepat karena seluruh elemen bekerja sama, saling mendukung, dan saling melengkapi,” pungkasnya.
Baca Juga: Mendikdasmen: Budaya Sekolah Aman Jadi Fondasi Pendidikan Bermutu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






