Akurat
Pemprov Sumsel

Fly Over PT Baturona Mulai Dibangun, Herman Deru: Angkutan Batubara Wajib Lewat Jalan Khusus

Saeful Anwar | 11 Maret 2026, 21:15 WIB
Fly Over PT Baturona Mulai Dibangun, Herman Deru: Angkutan Batubara Wajib Lewat Jalan Khusus
Gubernur Sumsel, Herman Deru.

AKURAT.CO Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, menegaskan, angkutan batubara harus menggunakan jalan khusus dan tidak lagi memanfaatkan jalan umum milik negara.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri ground breaking pembangunan fly over dan jalan khusus angkutan batubara milik PT Baturona Adimulya di ruas Jalan Palembang–Betung, Kabupaten Musi Banyuasin, Rabu (11/3/2026).

Menurut Herman Deru, sejak 2018 Pemerintah Provinsi Sumsel telah mengingatkan perusahaan-perusahaan tambang agar beralih menggunakan jalur khusus untuk pengangkutan batubara.

Kebijakan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kelancaran lalu lintas, tetapi juga merupakan amanat regulasi di sektor pertambangan.

“Sejak 2018 kami sudah meminta seluruh perusahaan tambang bertransisi menggunakan jalan khusus dan tidak lagi memanfaatkan jalan negara. Ini bukan hanya soal kemacetan, tetapi juga bagian dari kepatuhan terhadap undang-undang pertambangan,” kata Herman Deru.

Ia mengapresiasi langkah PT Baturona Adimulya yang mulai membangun infrastruktur angkutan batubara secara mandiri.

Meski demikian, ia menekankan pentingnya pengawasan dari seluruh pihak agar proyek tersebut berjalan sesuai aturan serta memberi manfaat bagi masyarakat dan daerah.

Herman Deru juga menilai pembangunan jalan khusus angkutan batubara merupakan investasi jangka panjang yang dapat memperlancar distribusi energi sekaligus mengurangi beban jalan umum.

Ia mengingatkan bahwa kebijakan ini sejalan dengan Peraturan Gubernur Sumsel Nomor 74 Tahun 2018 yang mengatur tata kelola angkutan batubara di wilayah tersebut.

Baca Juga: Besok, RUU PPRT dan RUU Hak Cipta Bakal Dibawa ke Paripurna

Selain itu, ia meminta perusahaan tambang untuk menjalankan aktivitas secara transparan dan tidak lagi menggunakan kendaraan ilegal dalam proses pengangkutan.

Pemerintah daerah, lanjutnya, tetap mendukung investasi, namun aspek lingkungan harus menjadi perhatian utama.

“Kami mendukung investasi, tetapi kelestarian lingkungan harus tetap dijaga. Jika terjadi kerusakan, perusahaan harus bertanggung jawab untuk memperbaikinya,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Musi Banyuasin H. M. Toha menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumsel atas dukungan terhadap pembangunan infrastruktur tersebut.

Ia juga mengapresiasi komitmen PT Baturona Adimulya yang dinilai berupaya menjaga hubungan baik dengan masyarakat sekitar.

Toha berharap perusahaan-perusahaan batubara yang beroperasi di Musi Banyuasin turut memperhatikan kelestarian lingkungan dan memberdayakan masyarakat lokal.

Ia juga mengingatkan agar perusahaan responsif terhadap keluhan warga, terutama terkait dampak aktivitas tambang seperti debu.

Direktur Utama PT Baturona Adimulya, Hari Kristiono, mengatakan pembangunan jalan khusus dan fly over ini merupakan langkah strategis perusahaan untuk meningkatkan efisiensi distribusi batubara sekaligus mengurangi ketergantungan pada jalan nasional.

“Ke depan kami tidak bisa lagi bergantung pada jalan nasional. Karena itu perusahaan membangun jalur sendiri agar distribusi logistik lebih lancar dan produksi dapat meningkat,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, PT Baturona Adimulya juga menandatangani Pakta Integritas dan Tanggung Jawab Mutlak pembangunan jalan dan overpass sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam menjalankan proyek sesuai ketentuan yang berlaku.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.