Akurat
Pemprov Sumsel

Antisipasi Kepadatan Arus Balik Lebaran, One Way Lokal KM 390-KM 70 Disiapkan

Redaksi Akurat | 28 Maret 2026, 11:49 WIB
Antisipasi Kepadatan Arus Balik Lebaran, One Way Lokal KM 390-KM 70 Disiapkan
Korlantas memberlakukan one way tahap kedua Presisi dari KM 263 Tol Pejagan sampai dengan KM 70. (Ilustrasi/Antara Foto)

AKURAT.CO Korlantas Polri menyiapkan rekayasa lalu lintas satu arah (one way) arus balik Lebaran dari KM 390 Tol Batang-Kendal hingga KM 70 Tol Cikampek Utama, guna mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan.

"Hasil koordinasi dengan stakeholder, kami akan mencoba memberlakukan one way lokal tahap tiga Presisi sebelum nanti menuju one way nasional arus balik tahap kedua," kata Kepala Korlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, di Posko Command Center KM 29 Tol Cikampek, Jawa Barat, Sabtu (28/3/2026).

Ia mengatakan, pihaknya akan memantau terlebih dahulu situasi lalu lintas. Apabila nantinya setelah diberlakukan one way lokal tahap tiga terjadi kenaikan arus lalu lintas, maka akan dipertimbangkan penerapan one way nasional arus balik.

Baca Juga: Operasi Ketupat 2026 Resmi Ditutup, Pengamanan Arus Balik Lebaran Tetap Berlanjut

"Ketika nanti ada bangkitan arus, kami akan minta petunjuk kepada Bapak Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo apakah kami harus buka one way nasional tahap dua arus balik," ujar Irjen Agus.

Adapun, Korlantas memberlakukan one way tahap kedua Presisi dari KM 263 Tol Pejagan sampai dengan KM 70. Menurut Irjen Agus, rekayasa tersebut masih mampu mengelola arus lalu lintas.

"Ini masih mampu untuk mengelola. Jadi, bangkitan belum terlalu nampak sehingga flow yang ada di ruas A dan ruas B menuju ke Jakarta ini masih bagus. Di tol ABC di Jawa Tengah belum terjadi penumpukan," jelasnya, dikutip dari Antara.

Baca Juga: Arus Balik Lebaran 2026 Terkendali, Polri Mulai Setop Sistem One Way Nasional

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
W
Editor
Wahyu SK