Akurat
Pemprov Sumsel

Gubernur Herman Deru Hadiri Halal Bihalal TP PKK Sumsel, Perkuat Silaturahmi dan Nilai Keimanan

Saeful Anwar | 13 April 2026, 19:23 WIB
Gubernur Herman Deru Hadiri Halal Bihalal TP PKK Sumsel, Perkuat Silaturahmi dan Nilai Keimanan
Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, menghadiri Pengajian Rutin Bulanan yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumsel di Griya Agung, Senin (13/4/2026).

AKURAT.CO Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, menghadiri Pengajian Rutin Bulanan yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumsel di Griya Agung, Senin (13/4/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Halal Bihalal sebagai Sarana Mempererat Silaturahmi dan Harmoni Keluarga” ini turut dihadiri Ketua TP PKK Sumsel Febrita Lustia Herman Deru, Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang, unsur Forkopimda, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Ratusan anggota TP PKK Sumsel juga hadir mengikuti kegiatan yang diisi dengan tausiah agama oleh Das'ad Latif.

Dalam sambutannya, Herman Deru mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia menilai pengajian dan halal bihalal menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan keimanan.

“Kami mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh ibu-ibu PKK. Semoga nasihat yang disampaikan dapat memberikan hikmah dan pelajaran bagi kita semua,” ujarnya.

Baca Juga: Investor Menang Tender PSEL Makassar Tapi Terhambat Birokrasi Pemerintah Daerah

Sementara itu, Febrita Lustia Herman Deru menjelaskan bahwa pengajian tersebut merupakan agenda rutin TP PKK, meski kini pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi.

“Kegiatan ini biasanya dilaksanakan setiap bulan. Namun karena efisiensi, kini digelar setiap tiga hingga enam bulan sekali agar dapat menghadirkan penceramah dan memberikan manfaat yang lebih luas,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi TP PKK Sumsel, Pemerintah Provinsi Sumsel, Dharma Wanita, serta dukungan dari Bank Sumsel Babel.

Menurutnya, pengajian yang digelar pasca-Idulfitri ini juga menjadi momentum untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.

“Kita perlu saling memaafkan, karena kita semua tidak luput dari kekurangan,” ungkapnya.

Febrita berharap tausiah yang disampaikan dapat memperkuat keimanan serta menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari.

“Mudah-mudahan apa yang disampaikan ustaz dapat mempertebal keimanan kita dan menjadi amalan bagi kita semua,” pungkasnya.

Baca Juga: Pasokan Pembangkit Listrik Aman, Bos PLN: Stok Batu Bara 15,9 Hari dan Gas 12 Hari

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.