Gubernur Sumsel Hadiri Apresiasi Pemda Berprestasi 2026, Palembang Jadi Pembuka Nasional

AKURAT.CO Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru bersama Wakil Gubernur Cik Ujang menghadiri kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 yang digelar pada Sabtu (25/4/2026) malam.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri ini bertujuan memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah dengan kinerja terbaik, sekaligus mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan.
Palembang dipilih sebagai kota pembuka untuk wilayah Sumatera dalam rangkaian kegiatan nasional yang akan dilaksanakan di enam pulau di Indonesia.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian kepada sejumlah pemerintah daerah yang dinilai berprestasi.
Terdapat empat kategori utama dalam penilaian, yakni penurunan tingkat pengangguran, penurunan kemiskinan dan stunting, creative financing, serta pengendalian inflasi.
Sejumlah daerah di Sumatera Selatan turut meraih apresiasi, di antaranya Prabumulih pada kategori pengendalian inflasi, Pagar Alam pada kategori penurunan tingkat pengangguran, serta Palembang pada kategori creative financing.
Baca Juga: NBA 2026: Timberwolves Menang Meyakinkan, Selangkah ke Semifinal Meski Dihantam Cedera
Dalam arahannya, Tito Karnavian menegaskan peran Kemendagri sebagai pembina dan pengawas di bidang pemerintahan daerah.
Ia menjelaskan bahwa penilaian dilakukan berdasarkan kapasitas fiskal serta empat indikator utama.
“Kemendagri membagi kategori daerah berdasarkan kapasitas keuangan fiskal dan empat indikator penilaian. Nilai total apresiasi mencapai Rp320 miliar. Kegiatan ini diselenggarakan untuk mendorong lahirnya kepala daerah yang kompetitif,” ujarnya.
Melalui ajang ini, pemerintah berharap tercipta kompetisi sehat antar daerah dalam meningkatkan kinerja pembangunan, mempercepat pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain pemberian penghargaan, kegiatan ini juga menghadirkan Forum Akselerator Negeri, yang menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, pelaku usaha, akademisi, hingga investor untuk membahas berbagai isu strategis pembangunan daerah.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi lintas sektor sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









