Akurat Logo

Gubernur Herman Deru Dampingi Menko Pangan Tinjau PSEL Palembang, Progres 83 Persen

Saeful Anwar | 1 Mei 2026, 19:15 WIB
Gubernur Herman Deru Dampingi Menko Pangan Tinjau PSEL Palembang, Progres 83 Persen
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, meninjau proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di PT Indo Green Power, Palembang, Jumat (1/5/2026).

AKURAT.CO Pemerintah terus mendorong percepatan pengolahan sampah menjadi energi ramah lingkungan.

Hal ini terlihat saat Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, meninjau proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di PT Indo Green Power, Palembang, Jumat (1/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Zulkifli Hasan mengapresiasi pembangunan PSEL yang disebut sebagai proyek pertama di Kota Palembang sekaligus salah satu pionir di Indonesia.

Ia menyebut progres pembangunan saat ini telah mencapai 83 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

“Ini PSEL pertama di Palembang dengan teknologi insinerator, yakni sistem pembakaran sampah bersuhu tinggi yang dirancang agar tidak menimbulkan bau, racun, maupun dampak lingkungan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hasil pengolahan sampah tersebut nantinya akan dikonversi menjadi energi listrik yang disalurkan melalui kerja sama dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Menurut Zulkifli, percepatan proyek ini juga didukung regulasi terbaru, yakni Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 tentang pengolahan sampah menjadi energi terbarukan berbasis teknologi ramah lingkungan.

Aturan ini menggantikan kebijakan sebelumnya untuk mempercepat penanganan darurat sampah di perkotaan.

Baca Juga: Marak Kasus Kekerasan Anak di Daycare, DPR Pertanyakan Pengawasan Kementerian PPPA

Ia menambahkan, pengelolaan PSEL dilakukan melalui skema kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak swasta.

Pemda bertugas menyuplai sampah dengan tarif tertentu, sementara pengembang menangani operasional, dan PLN membangun jaringan transmisi listrik.

“Kita targetkan dalam enam bulan ke depan seluruh persyaratan selesai. Tahun 2027, penanganan daerah dengan kondisi darurat sampah bisa kita tuntaskan,” jelasnya.

Untuk wilayah dengan volume sampah lebih kecil, pemerintah akan menyesuaikan teknologi yang digunakan melalui kerja sama dengan lembaga riset seperti Institut Teknologi Bandung dan Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Sementara itu, Gubernur Herman Deru menyampaikan dukungan penuh terhadap percepatan operasional PSEL di Palembang.

Ia berharap proyek ini dapat menjadi solusi konkret dalam mengatasi persoalan sampah sekaligus menghasilkan energi baru terbarukan.

“Kami sangat mendukung percepatan operasional PSEL ini. Harapannya, fasilitas ini bisa memberikan manfaat besar bagi masyarakat sekaligus menjaga lingkungan,” ujarnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.